Erabaru.net. Ketika sebuah kereta bisa didengar mendekat, seorang pria tiba-tiba  melompat ke jalur kereta dari peron stasiun kereta bawah tanah New York, Amerika Serikat untuk menyelamatkan seseorang yang tidak sadarkan diri dan membawanya kembali ke tempat yang aman.

Sungguh pemandangan yang mendebarkan hati. Gray Davis (31) menyelamatkan nyawa seorang pria berusia 58 tahun, yang didorong ke jalur kereta di stasiun Street Broadway-Seventh Avenue.

“Awalnya saya menunggu ada orang lain yang terjun di sana untuk menyelamatkannya. Orang-orang berteriak minta tolong. Tapi tidak ada yang melompat turun. Jadi saya pun memutuskan untuk melompat turun,” kata Gray, seorang penari di American Ballet Theatre.

Gray mengangkat pria yang tak sadarkan diri ini, yang jauh lebih berat dari dirinya, ke tempat yang lebih aman.

Atas  bantuan orang-orang di peron stasiun, pria itu ditarik ke tempat yang aman. Tapi kemudian, penari balet itu perlu naik ke peron dengan cepat, karena ia mendengar suara kereta mendekat.

“Saya tidak pernah menyadari seberapa tinggi (peron) itu,” kata Gray.

“Untungnya, saya seorang penari balet, jadi saya bisa mengayunkan kaki saya ke atas secepat mungkin.”

Menurut New York Times , sebuah argumen tentang seorang wanita yang sengaja mendorong pria itu jatuh ke rel kereta di stasiun kereta bawah tanah.

Namun, sebelum Gray terjun menyelamatkannya, dia segera melarikan diri dari tempat kejadian.

NYPD berhasil menyusul wanita kejam itu. Ia bernama Carolyn Mack (23), asal Bronx, yang ditangkap dan dijatuhi hukuman karena telah melakukan penyerangan.

Pria yang diselamatkan Gray pun telah sadar. Ia diketahui adalah seorang tunawisma, dan segera dilarikan ke rumah sakit setelah kejadian tersebut.

Kredit: Wikipedia | Gryffindor

Ibu Gray, Janie Krabbe LeTourneau, melaporkan kejadiannya di Facebook, yang dibagikan oleh American Ballet Theater :

“Malam ini saya telah merencanakan untuk menulis sebuah postingan tentang kejadian yang tak terlupakan di New York. Anak saya bersama teman-temannya baru saja pulang usai menyaksikan pertunjukan balet di The Met.”

“Dalam perjalanan pulang dari The Lincoln Center, Gray, Cassie, temannya, dan saya sedang berada di platform kereta bawah tanah sambil menunggu kereta pusat kota datang … dan tiba-tiba, kejadian yang tak pernah saya bayangkan terjadi.”

Kredit: Facebook | American Ballet Theatre

“Tiba-tiba kami melihat seorang wanita mendorong jatuh seorang pria ke jalur kereta, sementara kereta api dijadwalkan akan datang sebentar lagi.

“Kami semua merasa ngeri saat membayangkan apa yang akan terjadi pada pria itu jika tidak segera diselamatkan, apalagi ia sepertinya tak sadarkan diri… entah dari mana, kita semua menyaksikan seorang pemuda pemberani melompat turun, dan mengangkat pria itu ke tempat yang aman.”

“Cassie yang melihat kejadian ini terkejut saat mengetahui bahwa pemuda yang menyelamatkan pria itu adalah Gray. Dia kemudian mengangkat pria itu, lalu dia sendiri ke peron, sesaat sebelum kereta tiba.

Kredit: Wikipedia | Gryffindor

“Orang-orang mulai bersorak dan berteriak,” Anda adalah pahlawan.

“Kami bertiga sangat terkejut sejak saat itu. Polisi yang datang, berhasil menangkap wanita tersangka itu, lalu meminta keterangan kami sebagai saksi mata, dan mengatakan kepada Gray bahwa dia melakukan hal yang sangat berani demi bisa menyelamatkan nyawa pria itu … Pria tersebut segera  dilarikan ke rumah sakit dan kami berharap agar dia baik-baik saja.”

“Anak saya selalu membuat saya bangga, tapi saya tidak pernah merasa bangga padanya seperti malam ini.”

“Dia menjadi satu-satunya orang yang cukup berani untuk terjun dan menyelamatkan nyawa pria itu, meski ia mempertaruhkan nyawanya sendiri. Ini tentu adalah hari yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya.” (intan/asr)

Sumber : ntd.tv

Share

Video Popular