Erabaru.net. “Cucu kakek sudah pulang ya, sini, sini cucuku, kakek punya sesuatu untukmu,” kata kakek Tung sambil meraba-raba sesuatu di samping bantalnya, dan mengambil sebungkus permen mint, ini adalah permen yang paling kamu sukai.

Xiao Jun, cucu si kakek itu pun mengambil permen dari kakeknya sambil berkata ceria : “Dari mana kakek mendapatkan permen ini?”

Kakek Tung hanya tersenyum sambil mencubit sayang pipi cucunya, dan berkata : “kebetulan hari ini tetangga pergi ke pasar, jadi kakek titip beli saat dia lewat di depan rumah.”

Demikian sekelumit pembicaraan kakek Tung dengan cucunya Xiao Jun di rumah mereka pada sebuah daerah.  Sosok Xiao Jun adalah anak dari putra kakek itu yakni She Thou yang memiliki istri bernama Chui Lan.

Kakek Tung tinggal di rumah putranya sejak lumpuh karena stroke, ia tinggal di ranjang kayu di sudut ruangan.

Di atas ranjang tua inilah kakek Tung berbaring setiap hari. Ia bisa melihat orang-orang yang berlalu lalang melalui pintu dan jendela.

ILUSTRASI. Sumber: manda-te.com

Sosok kakek Tung menghabiskan hari-harinya dari pagi sampai malam seperti itu atau meminjam istilah kakek Tung sendiri yang mengatakan“mengarungi hidup.”

Pada hari itu, kebetulan ada jamuan pesta pernikahan di desa tersebut.

Sebelum pagi, bersama dengan ortunya, Xiao Jun ke rumah yang punya hajatan untuk membantu, usai makan siang dia pun bergegas pulang ke rumah, “Kek, ayah dan ibu masih sibuk ngobrol di sana, siang ini biar Xiao Jun yang bikin nasi goreng untuk kakek,” kata Xiao Jun.

Setelah kakeknya selesai makan, Xiao Jun lalu sibuk mengemasi pakaiannya, rencananya hari ini dia mau main beberapa hari di rumah pamannya.

Share

Video Popular