Erabaru.net. Pria luar biasa dari Assam, India ini, berhasil melakukan banyak hal yang luar biasa!

Melalui usaha tanpa pamrihnya selama hampir 40 tahun, dia berhasil menciptakan hutan yang rimbun di tengah pulau gurun tandus, yang akan digunakan sebagai rumah bagi ekosistem alam. Rencana, rumah ini akan dihuni oleh banyak harimau Bengal hingga badak India.

Inilah kisah Jadav “Molai” Payeng, yang dijuluki “Manusia Hutan India” oleh mantan Presiden India, APJ Abdul Kalam, atas usaha keras nya yang luar biasa dan berdampak pada keberlangsungan hidup makhluk hidup yang terancam punah.

Empat dekade yang lalu, tepatnya pada tahun 1979, seorang pria berusia 16 tahun yang berasal dari suku Mishing ini melihat ular dalam jumlah besar hanyut di darat karena terbawa arus air banjir.

Setelah air surut, ular-ular itu pun ditemukan tak bernyawa karena panas matahari dan tak ada pohon yang tumbuh di daerah itu.

YouTube Screenshot | WELTFILME.org

“Ular-ular itu mati karena kepanasan, tanpa tutupan pohon. Aku duduk dan menangis saat melihat kondisi ular yang sudah tak bernyawa itu. Benar-benar mengerikan,” kata Payeng kepada Times of India.

Sesepuh desanya mengatakan kepadanya bahwa hewan di dunia pada akhirnya akan kehilangan rumah mereka akibat ulah manusia yang menggunduli hutan dan kurangnya pepohonan.

YouTube Screenshot | WELTFILME.org

Payeng juga diberitahu oleh petugas pemerintah setempat bahwa tidak ada pohon yang bisa tumbuh di sana. Itu sungguh mencemaskannya tentang keberlangsungan hidup hewan yang tinggal di sini.

Para sesepuh itu memberinya solusi untuk memulihkan habitat hewan. “Mereka memberi saya beberapa tanaman bambu dan meminta saya untuk menanamnya,” kata Payeng kepada Aljazeera.

Saat itulah Payeng mulai melakukan upaya penanaman hutan di daerah tandus itu, yang akan menjadi tempat perlindungan bagi hewan dan burung untuk bisa berkembang.

YouTube Screenshot | WELTFILME.org

Dengan setia dan susah payah, ia berusaha menanam pohon setelah ia menyelesaikan pekerjaannya di pagi hari sebagai pengantar susu.

Seiring berjalannya waktu, usahanya mulai membuahkan hasil. Sejak saat itu, derah gundul ini telah berubah menjadi hutan seluas 1.400 hektar yang subur, yang sering disebut Hutan Molai, yang sengaja dinamai sesuai dengan namanya sendiri.

YouTube Screenshot | WELTFILME.org

Hari ini, tanah yang dulu tandus dan gersang bisa tertutupi pepohonan yang mana Payeng ditanam seorang diri.

Oase yang subur juga merupakan rumah bagi banyak hewan liar seperti badak, rusa, kelinci, gajah, harimau Bengal, kera, dan berbagai jenis burung di India, termasuk burung pemakan bangkai.

“Daerah ini dekat dengan rumah saya dan saya mulai dengan menanam tanaman bambu dan pepohonan berbatang kecil. Baru sejak 15 tahun terakhir saya mulai menanam pohon berbatang besar seperti jati,” kata Payeng, pada 2014.

YouTube Screenshot | WELTFILME.org

Bumi akan menjadi tempat yang lebih baik jika kita belajar satu atau dua hal dari pengabdian orang ini. Dia rela melakukan penanaman missal untuk hutan buatan sebagai rumah bagi para binatang liar yang kini telah kehilangan habitatnya dan terancam punah.

“Jika setiap anak sekolah dari seluruh dunia diberi tanggung jawab untuk menanam dua pohon, pasti dunia bisa kita selamatkan,” kata manusia hutan tersebut. (intan/asr)

Sumber : ntd.tv

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular