Bayi Campur Darah Angkasa Luar yang Menakutkan

555
Pada tubuh Giovanna terdapat sejumlah bekas sayatan dan pendar cahaya, semacam zat yang terdapat pada kulit para mahluk asing itu, berfungsi untuk mengendalikan tubuh korban dan sebagai zat untuk isolasi, sehingga mereka tidak akan terjangkit virus dari tubuh Giovanna dan juga sebaliknya. (internet)

Erabaru.net. Berikut ini artikel lanjutan Resensi Buku: Pengungkapan Kehidupan dari Luar Planet Bumi bagian (7)

Wanita Italia Lahirkan Bayi Campur Darah Angkasa Luar

Banyak orang yang disandera yang kemudian dihipnotis mengatakan bahwa mereka telah melahirkan bahkan membesarkan janin-janin hasil kawin silang antara mahluk angkasa luar dengan manusia.

Tapi umumnya tidak ditemukan adanya bukti, hanya sebatas pernyataan mereka saat dihipnotis saja.

Pada tahun 20009, seorang wanita Italia bernama Giovanna Podda melahirkan seorang bayi berdarah campuran dengan mahluk angkasa luar.

Dari foto UFO yang diambil dengan ponselnya, juga wujud mahluk angkasa luar, dan dokter yang melihat bayi berwujud aneh yang terlahir akibat keguguran itu, terdapat banyak bukti yang menunjukkan bahwa campur darah dengan mahluk angkasa luar bukan rekayasa.

Setelah perusahaan TV Italia yakni Mediaset menayangkan kisah Giovanna pada Juli lalu, dengan segera menggemparkan dataran Eropa dan Italia.

Giovanna mengaku dirinya telah dikendalikan oleh mahluk angkasa luar sejak berusia 4 tahun.

Dia berkata, “Saya ingat waktu itu di langit berputar sebuah piring terbang berwarna metal, saya tidak ingat bagaimana saya masuk ke dalam piring terbang itu, saya melihat diri saya sendiri melayang, empat mahluk asing mengitari saya, saya melihat diri saya sendiri tidak diikat, dengan telepati mereka mengatakan pada saya untuk tidak bergerak, dan saya akan baik-baik saja, mereka akan melakukan sesuatu pada saya. Mereka terutama memeriksa struktur biologis saya, jaringan, darah, dan lain-lain.”

Pada tubuh Giovanna terdapat sejumlah bekas sayatan dan pendar cahaya.

(internet)

Pendaran cahaya yang terpancar dari tubuhnya adalah semacam zat yang terdapat pada kulit para mahluk asing itu.

Dia menjelaskan, “Pendar cahaya itu mereka gunakan untuk mengendalikan tubuh saya, juga sebagai zat untuk isolasi. Sehingga mereka tidak akan terjangkit virus dari tubuh saya, dan saya juga tidak terjangkit oleh mereka.”

Para ilmuwan mengambil contoh specimen dari kamar Giovanna, dari pakaiannya ditemukan zat berpendar cahaya itu.

Ketika laboratorium menganalisa zat tersebut, didapati zat pendar cahaya itu adalah “silicon mika” yang tidak dihasilkan di alam.

Peneliti mengatakan, “Zat ini tidak mengandung zat fosfor nitrat yang dapat menghasilkan pendaran cahaya. Ini adalah semacam zat yang sangat unik, elektron pada zat ini sangat aktif, dan mampu menghasilkan suatu medan magnet yang sangat besar, seperti jika kita meletakkan zat fosfor ke dalam mesin akselarator partikel, namun Giovanna tidak mungkin melakukan semua ini di rumah.”

Setelah dilakukan pemeriksaan radiologi, dibenarkan di dalam otaknya terdapat zat yang ditanam.

Pemeriksaan tidak bisa mendiagnosa zat tersebut.

Dengan terkejut dia mengatakan, “Ini sulit dipercaya, tidak ada satu pun bekas sayatan yang bisa dilacak dari mana zat ini dimasukkan ke dalam otak saya.”

Setelah menemukan zat yang ditanam itu, dia segera dipindahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Lebih mengejutkan lagi, dokter mendapati adanya denyut jantung menyerupai denyut jantung bayi, namun anehnya tidak terlihat adanya janin bayi.

Karena terjadi komplikasi yang dipicu oleh janin ini, dokter memutuskan untuk melakukan aborsi padanya sesuai prosedur tanpa melihat janin.

Tak disangka operasi berlangsung lancar, dan sebuah janin yang berwujud pun berhasil digugurkan.

(internet)

Keseluruhan proses itu telah direkam.

Ketika melihat janin yang telah mati itu, dokter sangat terkejut.

Ternyata itu adalah bayi berdarah campuran antara manusia dengan mahluk angkasa luar.

Memiliki tangan dan kaki, tubuh, namun berwajah sangat mirip dengan mahluk angkasa luar.

Sangat menakutkan!

Para mahluk planet asing itu membohongi Giovanna dengan mengatakan, umat manusia adalah ras fisiologi yang kompatibel, dari segi genetika, ras manusia ini paling mendekati ras mahluk angkasa luar.

Jadi, Giovanna percaya bahwa dirinya bisa membantu mereka dengan melakukan ini.

Dia berkata, “Kami sedang membantu mereka (mahluk asing) untuk menciptakan ras campuran, ras mereka sedang di ambang kepunahan, kecuali kita membantu mereka.”

Ketika diwawancara, Giovanna yang pernah berniat baik ingin membantu mahluk angkasa luar agar terhindar dari kepunahan itu tidak bisa mempercayai hal ini dan menangis, “Ini adalah monster yang abnormal!”

Kasus inseminasi buatan oleh mahluk planet asing terhadap korban wanita dalam kondisi tidak sadar sudah sangat banyak terjadi.

Setelah mengandung selama 2 sampai 3 bulan, wanita tersebut akan dihentikan masa kehamilannya oleh mahluk asing.

Secara permukaan sepertinya telah terjadi keguguran dengan sebab yang tidak diketahui persis, tapi sebenarnya mahluk angkasa luar telah mengambil janin tersebut.

Bagi para korban, ini adalah pengalaman yang sangat mengerikan.

Mereka akan mengalami berkali-kali kehamilan, lalu berkali-kali keguguran setelah itu, sampai usia mereka menjadi tua belum juga bisa mendapatkan keturunan.

Hingga saat ini, wanita yang dipaksa hamil oleh mahluk angkasa luar akan mengalami keguguran yang tidak normal, yang sebenarnya mahluk planet asing itu menggunakan cara keguguran untuk mengambil bayi tersebut.

Hanya wanita Italia bernama Giovanna Podda melakukan aborsi di rumah sakit.

Melihat janin aneh yang digugurkan ini, semua orang terkejut, berita ini menggemparkan seluruh Eropa. (sud/whs/rp)

BERSAMBUNG