Kredit: C-Monster

Pertama kali ditemukan oleh Federico Kauffmann, seorang arkeolog, situs bersejarah ini diyakini berusia 600 tahun saat Federico bertemu dengannya sekitar tahun 1984.

Kredit: C-Monster

Sebelumnya, ada delapan sarkofagus tapi dua di antaranya telah hancur oleh alam dan kemungkinan peti mati batu lainnya juga hancur oleh bumi.

Kredit: JF

Pahatan peti mati batu ini sangat mempesona sekaligus cukup mengerikan. (rp)

Sumber: erabaru.com.my

Share

Video Popular