Erabaru.net Ada sebuah kisah klasik yang pantas menjadi renungan untuk kita semua, tentang bagaimana kebaikan dan ketulusan hati seseorang, bisa merubah nasib buruk menjadi baik.

Inilah kisahnya, Kisah Kaisar Jinggong memperpanjang hidupnya:

Ilustrasi: p3.pstatp.com

Pada Periode Musim Semi dan Gugur, tanda astrologi khusus terlihat ketika Jinggong sebagai Kaisar Dinasti Song. Karena menghormati iluminasi langit, ia memanggil ahli astrologi, Zi Wei, ke istana dan bertanya, ”Apa makna dari tanda ini?”

Zi Wei menjawab, ”Tanda ini adalah kutukan dari Langit atas hidup kaisar. Akan tetapi, itu bisa dipindahkan ke perdana menteri.”

Jinggong berkata, ”Perdana Menteri adalah pelaksana yang berbakat yang membantu saya mengatur negeri. Saya lebih baik mati dari pada memindahkan kepadanya demi kebaikan negeri ini.”

“Kutukan itu juga bisa dipindahkan ke orang biasa,” kata Zi Wei.

Jinggong menjawab, ”Apa gunanya jadi kaisar jika rakyat saya mati? Saya lebih baik mengorbankan diri saya sendiri.”

Zi Wei berkata, ”Bisa juga dipindahkan ke panen.”

Jinggong berkata, ”Jika panen gagal, rakyat saya akan mati kelaparan. Jika saya membunuh rakyat demi menyelamatkan nyawa saya, kaisar macam apa saya ini? Itu pasti karena hidup saya memang harus berakhir. Jangan berkata apapun lagi untuk membujuk saya.”

Zi Wei berlutut dan memberi selamat kepada Kaisar.

“Yang Mulia, Langit mendengar kata-kata tulus kaisar tiga kali dan akan memberi berkah tiga kali. Malam ini, tanda itu akan berubah dan nyawa kaisar akan diperpanjang dua puluh satu tahun.”

Tanda itu memang berubah sesuai perkiraan Zi Wei. Hidup Kaisar diperpanjang.

Tanda astrologi mungkin memberi petunjuk masa depan, tetapi pilihan seseorang sering menentukan nasibnya.

Referensi: Bunga Rampai Vol. 4 Xin Xu, oleh Liu Xiang dari Dinasti Han

Sumber: id.minghui.org

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular