1. Kerap minum/menyeruput air panas

Banyak orang suka menyeduh “kung fu tea” atau seni minum teh ala daerah sekitar Fujian, Guangdong, Tiongkok.

Tapi tidak tahunya, teh seduh instan yang “diminum selagi panas” ini mungkin tersembunyi kanker esofagus atau kanker kerongkongan.

Internet

Sebabnya, air panas akan membakar/melukai mukosa/selaput lendir esofagus, menyebabkan mukositis (peradangan pada selaput lender), esofagitis (peradangan pada lapisan esofagus atau kerongkongan) dan sebagainya.

Lama kelamaan, tidak tertutup kemungkinan memicu terjadinya kanker.

Para ahli menyarankan, jangan sekali-kali buru-buru minum jika Anda merasa panas.

Makanan isian mungkin tidak panas diluar tapi dalamnya (isi) panas, jadi sebaiknya hati-hati saat menyantap makanan isian.

Dan jangan menggunakan pipet/sedotan saat minum minuman panas.

2. Jarang mengonsumsi buah dan sayuran

Selalu menyantap daging dalam porsi besar, sementara sayuran dan buah-buahan jarang dikonsumsi, sudah menjadi kebiasaan umum masyarakat modern.

Jangan anggap sepele bahaya yang ditimbulkan oleh gaya/kebiasaan hidup seperti ini.

Internet

Makan sepuasnya secara berlebihan, pertama dapat menyebabkan obesitas.

Sayur dan buah-buahan mengandung serat makanan yang dapat mendorong peristaltik usus lambung, membuang zat-zat yang berbahaya bagi tubuh.

Apabila jarang/tidak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, dapat menyebabkan risiko kanker kolorektal/ usus besar.

Para ahli menyebutkan bahwa untuk memastikan kebutuhan tubuh, dihimbau sebaiknya konsumsi lebih dari 400 gram sayuran setiap hari.

Sementara daging tidak lebih dari 75 gram sehari, volumenya setara dengan satu set ukuran kartu poker.

Hidup sederhana (dalam hal makanan) adalah cara terbaik untuk menjauhi diri dari kanker.

3. Selalu menahan tinja (tidak BAB).

Internet

4. Larut malam belum/tidak tidur.

Internet

5. Duduklah lama dalam satu posisi.

Banyak orang saat akan pergi/meninggal dunia berkata, “Saya masih belum mau pergi, saya masih mencintai keluarga saya, saya masih sayang dengan karir saya, tolong beri saya sedikit waktu lagi!”

Tapi sudah terlambat, jika dalam kehidupan selanjutnya ingin lebih lama menemani keluarga, ingin lebih lama meniti karir, maka rawatlah dulu kesehatan/fisik anda dengan baik!

Jangan lupa di-share ya. Kesehatan, meski bukan segalanya, tapi tanpa kesehatan, berarti kehilangan segalanya! (jhony/rp)

Sumber: pixpo.net

Share

Video Popular