Bayi Memiliki Kekuatan Super yang Sangat Menakjubkan, Apa Anda Merasa Pernah Memiliki Kekuatan Seperti Ini Saat Bayi Dulu?

66
bayi

Erabaru.net. Tahukah Anda bahwa bayi berusia tiga bulan dapat memproses informasi lebih baik daripada orang dewasa? Mungkin sulit dipercaya tapi itu memang benar!

Yang lebih mengejutkan adalah kenyataan bahwa bayi tidak hanya lebih cerdas, mereka juga memiliki banyak kemampuan super lainnya, yang tak pernah Anda bayangkan sebelumnya!

Bayi bisa mengingat wajah lebih baik daripada orang dewasa!

(Foto: Pixabay)

Menurut sebuah penelitian, tidak hanya bayi berusia enam bulan yang bisa membedakan antara wajah manusia tapi juga wajah binatang. Sebenarnya, bayi berusia di bawah enam bulan, tepatnya berusia tiga bulan, lebih bisa mengenali wajah hewan dan manusia yang pernah mereka lihat sebelumnya dengan sangat baik!

Bayi bisa membaca pikiran Anda

(Foto: Pixabay)

Bayi mungkin masih belum bisa berbicara, tapi mereka fasih membaca emosi seseorang! Bayi dapat mendeteksi perasaan emosional orang-orang di sekitarnya dalam sekejap. Menurut sebuah penelitian, mereka dapat mendeteksi perubahan perilaku pada hewan juga!

Anak yang baru lahir bisa membedakan antara bahasa ibu dan bahasa lainnya

(Foto: Pixabay)

Setelah beberapa jam kelahiran mereka, bayi yang baru lahir dapat membedakan antara bahasa ibu dan bahasa lainnya. Selain itu, bayi juga mahir mendengar suara yang tidak pernah didengar orang dewasa.

Tubuh bayi bisa membakar lemak, walau ia hanya dengan duduk dan tidak melakukan apa pun

(Foto: Pixabay)

Walaupun bayi memakan makanan yang mengandung banyak lemak dan kalori, Anda tak perlu khawatir itu akan membahayakan bayi. Sebab, tingkat metabolisme bayi masih cukup tinggi, sehingga memungkinkan tubuh bayi bisa membakar kalori tanpa harus menggerakkan tubuhnya!

Bayi lebih cerdas dari orang dewasa!

(Foto: Pixabay)

Menurut penelitian , otak bayi jauh lebih kuat dan cerdas daripada orang dewasa. Seorang bayi dapat memproses informasi lebih baik daripada orang dewasa berusia 30 tahun-an yang jenius.

Hal ini terjadi karena adanya peningkatan jumlah sinapsis dalam otak bayi. Namun, kita kehilangan dua pertiga dari jumlah sinapsis saat kita berusia empat sampai enam tahun.(intan/yant)

Sumber: ntd.tv