Erabaru.net. Ibu adalah segenap dunianya anak, namun, ketika dunia kehilangan cahayanya, lalu bagaimana si anak harus menghadapi segala sesuatu yang diselimuti dengan kegelapan itu.

Awalnya dikira polisi itu berbuat begitu hanya karena ingin menghindari anak laki-laki polos itu, namun, akhirnya baru disadari, terkadang “bohong”itu juga semacam cinta kasih yang agung.

Suatu hari, kantor polisi setempat menerima panggilan darurat dari seorang bocah laki-laki, ia mengatakan ibunya telah pergi ke sebuah tempat yang disebut “surga”, jadi ia ingin mencari ibunya di sana, dan tindakan polisi yang tak terbayangkan ini pun membuat orang-orang menangis haru!

Peristiwa itu terjadi di sebuah kota kecil. Karena “mamanya sudah meninggal dan sudah lama tidak pulang,” seorang bocah laki-laki usia 5 tahun bernama Jerry lalu menghubungi bantuan darurat 911.

Petugas yang menerima telepon itu lalu menyuruh Jerry melihat-lihat ke cermin saat merindukan mamanya, dan pandanglah mata yang sama persis dengan mama itu, kemudian tulis kata-kata yang ingin disampaikan kepada mama itu ke sebuah kartu lalu kirim ke mama yang ada di surga dengan balon merah.

Jerry pun melakukan anjuran polisi tersebut, ia menulis rasa rindunya itu ke dalam balon merah yang dikirim ke mamanya, tapi tidak mendapat jawaban dari sang mama.

Kemudian ia telepon lagi ke 911, minta bantuan polisi itu.

Tepat pada saat itu, pemandangan yang menghangatkan kalbu pun muncul di hadapannya, petugas polisi bernama Richard dan rekan-rekannya membawa rombongan tim balon merah!

Dan balon merah ini telah menjadi simbol komunikasi antara Jerry dengan mamanya di surga, yang memuat kenangan akan cinta.

Sejak saat itu, Jerry selalu menerima surat dan hadiah dari “mamanya di surga” setiap bulan.

Akhirnya, dengan cara ini, Jerry mendapatkan kembali cinta dan kasih sayang yang diharapkannya.

Dengan cara uniknya ini, polisi bernama Richard itu berhasil membangkitkan kembali harapan Jerry.

Menyuruh Jerry mengukir kata “Pain” menjadi “Happy,” dan kenangannya pun menjadi merah yang menghangatkan jiwanya.

Dan semua itu diadaptasi dari peristiwa nyata, film itu mensublimasi kehidupan dengan seni, namun meninggalkan norma kehidupan.

Cahaya-cahaya redup di balik rasa sakit yang tersembunyi, bantuan-bantuan yang tidak penting, kata-kata dusta dengan maksud baik yang tersembunyi di kegelapan, masa serta kenangan yang tak terduga, dan harapan yang nyaris terpuruk, dan tanda-tanda cinta kasih di dalam raga, semuanya itu terwujud dalam bingkai citra.

Mungkin ada masanya kita masing-masing akan dilupakan.

Dan cinta kasih itu, selalu ada. Kenangan-kenangan itu juga selalu ada.(jhn/yant)

Sumbr: funpeer.com

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular