Polisi Pastikan Tak Ada Percobaan Penculikan Siswi SD di Jakarta, Mengejutkan! Ternyata Inilah Sebenarnya yang Terjadi

55
Ilustrasi penculikan

Erabaru.net. Cerita yang dituturkan oleh siswi SDN 01 Pagi Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat dipastikan tak ada pada Senin (11/9/2017).

Kejadian ini ditegaskan aparat kepolisian dengan menyatakan tak pernah terjadi dikarenakan tak menemukan si pelaku berdasarkan reka ulang kepolisian.

“Kesimpulan penyidikan kami video pengakuan yang viral dan beredar luas di sosmed itu tidak benar,” kata Wakasat Reskrim Polres Jakarta Barat, Kompol Iver Manossoh, kepada wartawan di Mapolsek Tanjung Duren, Jalan S. Parman, Jakarta Barat, Kamis (14/9/2017).

Bagaimana polisi yakin bahwa cerita penculikan itu tak ada?

Kebenaran ini diketahui setelah polisi meminta keterangan terhadap 11 orang terdiri 8 orang dewasa dan 3 orang anak-anak. Ini diperkuat setelah polisi menggelar reka ulang percobaan penculikan.

Menurut Kompol Iver, fakta lainnya yang dibuktikan polisi adalah melalui pemeriksaan CCTV. Bahkan dalam rekaman CCTV bisa diketahui ternyata keterangan dari tiga orang siswi SD ternyata memiliki ketidakcocokan.

Lalu seperti apakah kejadian sebenarnya yang ditemukan kepolisian saat reka ulang percobaan penculikan?

Saat reka ulang polisi melakukan rekonstruksi kejadian hingga 20 adegan. Nah, pada saat adegan ke 14-15 polisi tak menemukan kecocokan dengan rekaman CCTV yang ada di sekitar kejadian jika dibandingkan dengan pengakuan siswi ini.

Berdasarkan reka ulang, siswi itu saat sedang jajan di depan sekolahnya. Memang saat itu ada mobil. Namun pemilik mobil ini ternyata salah satu penduduk yang biasa parkir di depan sekolah.

Kejadian sebenarnya saat itu adalah tukang parkir meminta kepada ketiga siswi SD itu untuk menjauh dikarenakan pintu mobil akan dibuka. Saat itu kondisi tukang parkir memegang kepala siswi SD itu dan tangannya lainnya memegang pintu mobil.

“Dalam CCTV tukang parkir ini, satu tangannya memegang kepala P, satu tangan lainnya memegang pintu mobil, jadi seolah-olah akan memasukkannya ke dalam mobil, padahal tidak,” kata Iver.

Atas hasil reka ulang, polisi memastikan tak ada percobaan penculikan. Polisi juga tak menyalahkan kepada tiga siswi SD ini. Polisi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghentikan penyebarluasan video tentang cerita pengakuan adanya percobaan penculikan. (asr)