Puluhan Remaja Mengamuk dan 1 Orang Tewas Usai Tenggak Pil PCC, BNN Cari Pengedar Pil ‘Gila’ Ini

62
Pil PCC (Istimewa)

Erabaru.net. Puluhan remaja mengalami kejang-kejang dan 1 orang tewas usai menenggal pil obat PCC (Paracetamol Cafein Carisoprodol) di Kendari, Sulawesi Tenggara. Atas kejadian ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memantau kejadian ini yang membuat pemakainya ‘Gila.’

“Disampaikan bahwa informasi tersebut benar, saat ini sedang dalam pemantauan,” kata Kepala Bagian Humas BNN Kombes Pol Sulistiyandri Atmoko dalam keterangannya, Kamis (14/9/2017).

Menurutnya hingga saat ini BNN terus melakukan investigasi atas peredaran zat ini. Termasuk mengetahui kandungan zat ini dan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Hingga saat ini Balai Laboratorium Narkotika BNN, BNNP dan BNNK sedang berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat dan BPOM wilayah setempat untuk memeriksa kandungan obat bertuliskan PCC tersebut,” lanjutnya.

Sebelumnya kejadian Rabu (13/9/2017) puluhan remaja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara harus dibawa ke Rumah Sakit Jiwa dikarenakan mengalami kejang-kejang, berhalusinasi dan seperti orang tak waras.

Para remaja ini mengakui sebelumnya mereka menenggak pil yang bertuliskan (PCC) Paracetamol Cafein Carisoprodol. Para korban kebanyakan dari pelajar SMA, SMP dan juga siswa SD.

Sedangkan seorang pelajar yang tewas adalah seorang siswa SD kelas VI SD dan sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Data yang dimiliki oleh BNN menyebutkan penyalahgunaan obat yang bertuliskan (PCC) Paracetamol Cafein Carisoprodol yang beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara menyebabkan 1  orang tewas dan 42 orang lainnya harus dirawat di beberapa Rumah Sakit di Kendari. (asr)