Erabaru.net. 14 Februari lalu, perusahaan pindah kantor, baru saja memasuki pintu gerbang sudah terdengar gonggongan anjing. Gonggongan yang berat dan dalam, mendengar gonggongan seperti itu, saya tahu itu adalah sekor anjing besar.

Dengan mengikuti arah gonggongannya, saya tiba di sebuah kebun. Dan pemandangan yang terlihat membuatku sedih.

Seekor anjing gembala Jerman tampak terikat dengan rantai besi yang telah berkarat di lehernya.

Sepertinya baru turun hujan, terlihat tanah becek disertai lumpur dan air kencingnya yang tercampur menjadi gumpalan adonan.

Tempat hidup yang sangat buruk. Anjing gembala itu telah berusia lanjut, diperkirakan sekitar 10 tahun atau sekitar 70 tahun usianya manusia.

Hidup di tempat yang ekstrim buruk dalam jangka waktu panjang seperti itu, membuat anjing gembala Jerman itu tidak lagi segagah dan seperkasa seperti di masa lalu.

Mangkuk makanan di sampingnya terlihat kosong, sementara air di ember besinya juga telah berwarna hijau menjijikkan.

Anjing gembala itu seperti agak takut ketika melihatku, dia mencoba bersembunyi di dalam, tapi sekaligus menatapku dengan ekspresi seakan-akan minta tolong. Rengekan suaranya membuatku sedih mendengarnya.

Setelah membelikan makanan untuknya, saya letakkan makanan itu ke dalam wadah makanannya. Tapi karena terburu-buru sehingga tercampur sedikit dengan lumpur di wadahnya.

Ia pun makan dengan lahap, dan tak butuh waktu lama makanan itu pun habis tak tersisa dilahapnya, ia mencari-cari lagi sisa makanan di antara lumpur dan menelannya sekaligus. Melihat itu, hati ini bergejolak dan tak terasa merasa sedih.

Aku keluar sebentar untuk bertanya kepada seorang bapak tua penjaga gerbang, bapak tua itu menuturkan itu adalah anjing prajurit yang dipensiunkan, karena luka, jadi tidak bisa lagi menjalankan tugasnya.

Dulu ada seorang pemilik restoran yang mengadopsinya, belakangan restoran itu pindah, sementara anjingnya dibiarkan disini. Tapi dua atau tiga hari sekali ia datang untuk memberinya makan. Anjing ini hampir selalu diikat.

Karena anjing itu milik orang lain, dan aku juga tidak bisa memelihara anjing besar lainnya di rumah. Jadi aku diskusikan dengan rekan kerjaku, membuat sebuah alas besar untuknya berpijak, agar tidak terlihat kotor dan tidak akan berbaur dengan lumpur!

Nanti kami juga akan memberinya makan setiap hari, agar dia tidak kelaparan !

Lihatlah, setelah makan, bukankah tampak lebih baik dan gagah dari sebelumnya !

Kami juga akan mendiskusikan dengan pemiliknya, apakah anjing itu bisa kami adopsi, kemudian memberikan kepada orang yang bersedia merawatnya, agar dia bisa hidup dengan sedikit bermartabat dalam sisa hidupnya!

Bagaimana pun juga, dia juga pernah melayani dan berjasa pada manusia sebagai anjing prajurit, berkorban untuk negara, dan dia pantas mendapatkan hidup yang baik dalam sisa hidupnya!(jhn/yant)

Sumber: happytify.cc

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular