Erabaru.net. Menikah dengan seseorang yang kita cintai dan mencintai kita seolah-olah itu adalah pengalaman hidup yang indah. Tapi bagi seorang wanita Thailand bernama Jariyaporn ‘Nammon’ Buayai, mengikat tali perkawinan hanya satu kali dalam hidupnya tak cukup.

Tindakan yang sama sekali tidak dapat diprediksi ini telah menyebabkan Buayai sekarang dikejar polisi setelah beberapa pria melaporkan siapa sebenarnya jati diri wanita itu.

Wanita ini dilaporkan melakukan penipuan dengan menikahi seseorang dan kabur bersama uang lamaran yang dikirimkan kepadanya. Selama dua tahun, Buayai dilaporkan menikahi lebih dari delapan pria.

Laporan lain menyebutkan bahwa Buayai telah menipu total 13 pria selama enam tahun terakhir.

Sumber: Teepae/ Facebook

Antara lain modus yang digunakan mengajak semua korban untuk tidur bersama pada malam pertama pertemuan mereka. Setelah itu, Buayai akan menginformasikan bahwa pria itu telah menghamili dirinya.

Sumber: Teepae/ Facebook

Awalnya, Buayai akan mengincar korban lewat facebook. Setelah korban terpikat, Buwin akan mengajak si korban untuk bertemu.

Biasanya, pertemuan pertama mereka akan berakhir di tempat tidur. Tak lama kemudian, Buayai akan mengklaim bahwa dia hamil dan memintanya untuk menikahinya.

Tapi begitu upacara pernikahan usai, Buayai kabur membawa semua uang mas kawinnya.

Pengacara terkenal, Songkran Achariyasap melaporkan kejadian ini pada Rabu (5/9/2017) lalu kepada Divisi Penindakan Kejahatan di Kepolisian Kota Bangkok, Thailand.

Menurut pengacara ini nilai uang yang dibawa kabur oleh Buayai mulai THB 50.000 atau sekitar Rp 19 juta hingga  THB 1,2 juta atau setara Rp 400 juta lebih seperti ditulis coconuts.co mengutip dari Bangkok Biz News.

Pireng Puengsuk, 28, adalah salah satu dari sekian banyak pria yang menjadi korban penipuan Buayai.

Puengsuk mengalami kerugian setara Rp 71 juta bersamaan dengan kendaraan Toyota-nya.

Menurut Puengsuk, hubungan mereka dimulai di Facebook sekitar bulan April tahun ini. Setelah dua bulan menjalin hubungan asmara, Puengsuk memutuskan untuk menikahi Bulay.

Puengsuk juga mengungkapkan kekagumannya kepada mantan istrinya yang bijak mengelola bisnis tersebut. Bahkan, dia langsung berhenti bekerja sebagai supir sehingga bisa membantu menjalankan bisnis.

Korban lainnya, Wiphol Posuwan kepada Amarin TV mengatakan bahwa  Buayai menunjukkan film ultrasound “bayi mereka” untuk membuktikan bahwa dia hamil. Lalu pria ini setuju untuk mentransfer THB520.000 atau hampir Rp 200 juta lebih ke rekening banknya sebagai mas kawin.

Setelah itu, Buayai mengatakan kepadanya bahwa dia telah kehilangan bayinya lalu wanita ini menghilang.

Meski menjadi korban penipuan, Wiphol menggambarkan korban itu sebagai “menawan” dan mengatakan bahwa dia sangat menantikan untuk membangun masa depan bersamanya.

Korban lain dari penipuan Buayai, Prasarn Taimyam yang berusia 32 tahun mengatakan bahwa dia telah melihat kabar tentang Buayai.

Pada saat itu dia menyadari bahwa wanita tersebut adalah mantan istrinya yang telah dinikahinya sekitar dua tahun lalu. Buayai menghilang bersamaan uang mas kawinnya sekitar Rp 78 juta setelah pernikahan itu berlangsung.

Sumber: Facebook

Setelah cerita Taimyam tersebar luas di media sosial, lebih banyak pria tampaknya berbagi cerita mereka.

Polisi menganggap kasus ini kasus serius. Polisi telah melacak anggota keluarga Buayai namun mereka juga menghilang.

Pihak berwenang kemudian berhasil melacak saudaranya tapi saudaranya mengklaim bahwa dia telah lama tak berhubungan dengan Buayai. Kejadian ini setelah Buayai juga melarikan uang yang dia pinjam dari saudaranya ini. (Erabaru.com.my/asr)

Sumber: elite readers/coconuts.co

Share

Video Popular