Erabaru.net. Saat terjadi kebakaran yang hebat, yakin hanya segelintir orang yang berani menerobos kobaran api untuk menyelamatkaan seseorang, bahkan meski kerabat terdekat sekali pun.

Tapi bocah yang baru berusia 6 tahun ini justru tanpa pikir panjang lagi seketika menerobos ke dalam lautan api untuk menyelamatkan kakeknya yang masih terjebak di dalam.

Akibat keberaniannya menerobos kobaran api , bocah bernama Rocky Zheng (samaran) pun menderita luka bakar tingkat tiga dengan 25% area luka bakar di sekujur tubuhnya.


Rocky mengalami luka bakar yang parah dan Rocky sebelum luka bakar.

5 tahun yang lalu, orangtua Rocky bercerai, kemudian dia tinggal bersama ayahnya.

Untuk memberinya lingkungan hidup yang lebih baik, sang ayah mengangsur sebuah rumah seluas lebih dari 60 meter persegi, dan menjemput kakeknya tinggal bersama sekaligus manjaga Rocky yang masih kecil.

Demi mencari uang untuk membayar cicilan rumah dan biaya hidupnya, sang ayah kemudian bekerja di luar daerah, sepeninggal ayahnya, di rumah hanya tinggal Rocky dan kakeknya.

Pada Bulan Januari lalu sekitar jam 6 malam, Rocky yang sedang bermain di rumah tetangganya tiba-tiba melihat asap tebal yang membubung dari rumahnya, ternyata rumahnya terbakar.

Melihat itu, dia segera berlari dan langsung menerobos ke dalam rumah, untuk menyelamatkan kakeknya yang terjebak di dalam.

Namun, bagi seorang bocah laki-laki usia 6 tahun, badan kakeknya benar-benar berat, dan juga lemah karena sakit.

Melihat jilatan api yang hampir menyambar tubuhnya, kakeknya kemudian mendorongnya menyuruhnya segera keluar menyelamatkan diri.

Sadar tidak bisa menyelamatkan kakeknya hanya dengan kekuatannya sendiri, Rocky pun berlari ke lantai bawah untuk meminta bantuan tetangga.

Namun, kakeknya sudah tersengal-sengal sesaat setelah diselamatkan tetangganya, dan satu jam kemudian, kakeknya pun meninggal setelah dilakukan upaya penyelamatan di rumah sakit.

Sementara itu, Rocky yang sekujur tubuhnya mengalami luka bakar serius masih belum tahu kabar mengenai kakeknya yang sudah meninggal.

Meski terasa perih saat luka –lukanya diobati, tapi Rocky terlihat tegar, ia tidak merasa kesakitan, malah terus menanyakan keadaan kakeknya.

Orang-orang justru bertanya kepadanya mengapa tidak menangis, dengan tegas Rocky menjawab, “Karena kakek mengajari saya bahwa sebagai sosok pria harus tegar, tidak boleh mudah meneteskan air mata.”

Meski masih bocah, tapi ketegaran dan kedewasannya sangat mengagumkan.

Dia baru berusia 6 tahun, tapi sangat jauh berbeda dengan anak-anak manja seusianya, dia tahu akan tanggung jawab dan kasih sayang.

Dalam menghadapi kebakaran yang mengerikan itu, dia menerobos tanpa keraguan sedikit pun, dan hanya ada satu dalam benaknya ketika itu, yaitu menyelamatkan kakeknya.

Dan hanya sesosok pria sejati yang sanggup melakukan hal ini, mengagumkan.

Hingga saat ini orang tua Rocky masih merahasiakan kematian kakeknya karena tidak ingin membuatnya semakin terluka dan trauma.

Semoga Rocky bisa segera sembuh dan tumbuh menjadi sesosok pria sejati sebagaimana yang diajarkan kakeknya.(jhn/yant)

Sumber: goodtimes.my

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular