Erabaru.net.  Dalam film animasi berjudul “Finding Nemo “, Nemo adalah karakter yang menggemaskan dan berani, dan alur ceritanya mengisahkan tentang petualangan hebat yang dilakukan ayah Nemo dan Dory, teman ayah Nemo untuk mencari Nemo yang hilang.

Namun, bagian dari apa yang membuat karakter Nemo menjadi hebat adalah keberanian Nemo dalam menghadapi kesulitan dan kekurangan mereka yang membuat Nemo dapat diandalkan.

Bagi Nemo, salah satu hambatan yang harus dihadapi adalah bagaimana ia memaksimalkan fungsi salah satu siripnya yang sedikit lebih kecil dari yang lain.

Ternyata, perjuangan Nemo telah menjadi sumber kekuatan bagi keluarga ini.

(Foto : facebook.com/Tayler Borre)

Seperti pasangan suami istri lainnya, Tayler Borre dan Ryan Shelhan sedang menunggu kelahiran buah cinta mereka.

Borre sedang mengandung anak pertama dan pernah melakukan semua pemeriksaan pra- kehamilan.

Meskipun dia sangat bersemangat untuk mendapatkan lebih banyak berita tentang bayi perempuannya yang belum lahir dari dokternya, Borre sedikit terkejut saat dokternya menyarankannnya untuk pergi ke dokter spesialis.

Ternyata, ada sesuatu yang tidak biasa pada kehamilannya saat melakukan pemeriksaan USG. Borre menjelaskan hal ini di sebuah posting Facebook:

“Pada tanggal 2 juli aku pergi untuk melakukan USG. Aku sangat senang bisa melihat perkembangan anak kami. Kami melihat wajahnya yang kecil, kakinya, semua organ tubuhnya sempurna!

“ Setelah pemeriksaan USG saya melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter kandungan dan dia mengatakan bahwa saya disarankan untuk mengunjungi dokter spesialis janin … saya langsung terkejut, saya sangat ketakutan …

“Saya bertanya apa yang salah dengan janin saya, namun dia tidak menjelaskan secara terperinci. Jadi mereka mengirim saya ke rumah sakit anak-anak untuk melakukan pemeriksaan USG yang lebih baik.

Hasil USG anak-anak saya bisa keluar 2 minggu kemudian. Saya pun merasa sangat khawatir selama menunggu hasilnya keluar. Saya selalu merasa cemas karena tidak tahu apa yang salah dengan kandungan saya.”

(Foto : nhs.ul)

Setelah hasilnya keluar, dokter spesialisnya mengatakan kepada Borre dan Shelhan bahwa ia menemukan fakta bahwa anak perempuan mereka menderita sindrom amniotik, atau ABS.

Tidak seperti cacat lahir pada umumnya, sindrom ini adalah kejadian yang relatif acak. Ini berasal dari bagian tubuh janin yang berbeda yang terjerat dalam senar amniotik, yang mana senar ini biasanya mengikat tangan ataupun kaki, dan bisa menyebabkan kelainan bentuk tubuh.

Meski berita awalnya sulit diterima, Borre dan Shelhan bertekad mengubahnya menjadi hal positif:

“Pada hari itu kami menemukan fakta bahwa anak gadis kami tidak memiliki tangan kiri, sangat sulit untuk menerima kenyataan ini. Ditambah dengan pemikiran tentang anggapan orang lain terhadap anak kami yang” berbeda “.

“Tapi saya juga merasa tenang dengan berita bahwa organ tubuh lainnya terbentuk sempurna! Bagi kami, dia seperti Nemo, yang mana dia memiliki sirip yang sedikit lebih kecil dari yang lain, tapi dia akan menaklukkan apa pun, selama ia mau berusaha keras!

“Kelainan bentuk ini tak akan menghalanginya untuk menjadi manusia yang lebih baik. Kami yakin dia akan bisa melakukan semuanya! Kami mencintaimu, nak!!!!”

(Foto : facebook.com/Tayler Borre)

Sejak postingan tersebut diunggah, postingan ini telah dibagikan sebanyak 88.000 kali di Facebook.

Yang terpenting, cerita ini bisa menjadi inspirasi orang lain bahwa hidup seringkali hanya dipersulit karena masalah perspektif.

Meski ABS bisa menjadi kendala dalam hidup anaknya, Borre dan Shelhan ingin menunjukkan kepada publik bahwa sikap mereka terhadap anak perempuan mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh penyakit itu.

Setiap orang memiliki tantangan yang berbeda dalam hidup mereka yang membuatnya lebih sulit, tapi itu adalah kesulitan yang sering memberi makna pada kehidupan kita.(intan/yant)

Sumber: shareably.net

Share

Video Popular