Erabaru.net. Apakah anak Anda menunjukkan perilaku agresif kepada anak lainnya?

Lalu bagaimana cara mengajari dirinya mengendalikan diri?

IMAGE incolors.club

Pada sebuah forum obrolan parenting, SmartParenting.com.ph, seorang ibu dengan akun bernama Vhenggaman meminta saran bagaimana cara menghadapi anak-anak mereka yang memukuli temannya.

Postingannya Vhenggaman  tersebut berbunyi sebagai berikut.

“Saya sangat stres sekarang! Saya baru saja mendaftarkan anak saya yang berumur 4 tahun di sebuah tempat penitipan anak. Dua minggu pertamanya baik-baik saja. Tapi minggu ini, saya merasa ia sangat sulit untuk diurus. Dia menyakiti teman sekelasnya tanpa alasan apapun. Hal ini terjadi setiap hari dengan teman sekelas yang berbeda. Setiap kali saya dipanggil oleh gurunya. Saya berbicara dengan orang tua anak-anak korban kenakalan anak saya untuk meminta maaf, tapi saya tahu mereka masih marah kepada saya dan anak saya. Saya pun tidak bisa menyalahkan mereka. Saya tahu saya tidak akan pernah bisa membenarkan sikap anak saya yang seperti itu juga. Mohon sarannya dari ibu-ibu yang ada di forum ini!”

Kabar baiknya adalah apa yang kita anggap sebagai perilaku agresif anak terhadap orang lain adalah bagian normal dari perkembangan masa kanak – kanak.

“Pada usia prasekolah, kemarahan atau agresi anak sering diartikan sebagai perhatian atau bantuan,” kata Dr. Joy Lim, dokter spesialis perkembangan anak dan keluarga.

“Bisa jadi itu adalah caranya untuk mengungkapkan bahwa dia lelah, lapar, frustrasi atau terbebani di lingkungan sekolahnya yang baru,” kata BabyCentre.

Tentu saja, tidak apa-apa bagi anak prasekolah Anda untuk memukul siapa saja, termasuk Anda, anggota keluarga dan anak-anak lain.

Namun, dia perlu mengerti bahwa perilaku itu salah.

Berikut adalah beberapa tips bagaimana Anda bisa mengatur perilaku anak Anda dan mengajari dirinya pengendalian diri.

Share

Video Popular