Erabaru.net. Baru-baru ini, ketika penulis Dan-Dan membaca biografi tokoh terkenal, ia melihat sosok Tommy kecil yakni Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah satu penemu terbesar di dunia.

Ia hanya bersekolah sekitar 3 bulan saja, dan secara fisik dirinya agak tuli, namun semua itu ternyata bukan penghalang untuk terus maju berkarya.

Ya benar, Anda tidak salah, sosok itulah yang menemukan fonograf (Piringan hitam), bola lampu pijar, kamera, proyektor, film bersuara dan lebih dari 1500 temuannya yang tidak bisa disebutkan satu persatu disini, ya dialah Thomas Alva Edison, si jenius yang terkenal itu!

Foto keren Thomas Alva Edison.

“Manusia hanyalah kumpulan sel, sementara otak tak lebih dari sebuah mesin yang unik,”Thomas Alva Edison

Setelah ditelusuri dengan lebih mendalam, penulis Dan-Dan menemukan sebuah cerita sedih di balik ketenarannya.

Orangtua Edison, Samuel and Nancy. (Edison National Historic Site 14.300/2)

Thomas adalah anak bungsu dari tujuh orang bersaudara, dari bapak Samuel Edison, dan ibu Nancy Elliot Edison. Ibunya adalah guru sekolah, dan bapaknya adalah pedagang mulai grocery store dan real estate.

Semasa SD, gurunya sering memarahi dan mengejek Thomas dengan mengatakan : “Seorang murid yang terlalu bodoh untuk mempelajari apa saja.”

Tommy, nama kecil Thomas Alva Edison, sering kali dipanggil dan mendapat julukan bocah idiot oleh guru dan teman-temannya, hingga akhirnya ia harus dikeluarkan dari sekolahnya.

Gurunya, Reverend G. B. Engle menganggap Thomas adalah siswa yang bodoh. Thomas tidak suka matematika, dan terlalu banyak bertanya. Ceritanya, guru pada waktu itu tidak menyukai siswa yang banyak bertanya.

Edison semasa anak-anak (Edison National Historic Site)

Gurunya sering tidak berkutik ketika ditanya Thomas, sehingga gurunya merasa malu, jadi bagaimana mungkin gurunya membiarkan Thomas seperti itu ? Akhirnya guru-guru pun sepakat mengeluarkannya dari sekolah.

Mereka tidak menyadari kalau rasa ingin tahu Thomas itu merupakan cerminan dari kejeniusannya, sehingga pertanyaan yang ia lontarkan melampaui batas usia dan zamannya saat itu.

Jadi, hanya bersekolah sekitar 3 bulan saja kala itu.

Share

Video Popular