Erabaru.net. Ibu ini adalah seorang pahlawan sejati. Ketika dia melihat seorang anak balita di dalam kereta bayi hanyut di sebuah kanal yang memiliki arus deras, dia tidak berpikir panjang, dan memutuskan melompat untuk menyelamatkan anak itu.

Meski keluar dari situ, tubuhnya memar dan berdarah, berkat keberaniannya, bocah itu berhasil diselamatkan.

Dalam banyak kesempatan, seorang ibu bernama Missy Pocock sering mengamati anak-anak yang bermain di dekat kanal dekat rumahnya di Rexburg, Idaho, AS.

Sebagai seorang ibu, dia selalu sedikit khawatir bahwa bermain di sana tidak terlalu aman bagi anak-anak, karena berisiko jatuh ke kanal. Ternyata kekhawatirannya itu benar-benar terjadi.

(Foto : Getty Images)

Suatu hari, Missy menyaksikan seorang anak laki-laki dalam kereta bayi jatuh ke kanal.

Dia diketahui sedang bersama dua saudara perempuannya, tapi mereka tidak bisa menolongnya karena arusnya terlalu deras.

Tanpa banyak berpikir, Missy melompat ke air untuk menyelamatkannya.

“Airnya bergerak super cepat. Aku kaget melihat betapa dinginnya air itu. Apalagi kanal itu memiliki air yang super, super dalam dan super, super berlumpur.

“Aku rasa aku tenggelam saat aku melompat masuk. Sepatuku langsung hanyut tenggelam ke dasar lumpur. Aku juga mengalami memar di seluruh tubuhku. Bahkan tanganku luka dan berdarah,” katanya pada Idaho State Journal .

(Foto : Getty Images)

Beruntungnya, anak balita itu diikat ke kereta bayi, sehingga menyelamatkan nyawanya.

Dia berkata: “Aku melihat kereta dorong itu terbalik di kanal. Dia terseret cukup jauh, aku bahkan tidak bisa melihatnya dan kesulitan untuk menyelamatkannya. Yang bisa kulihat hanyalah kereta bayi.”

Dia lalu menambahkan, “Untung ia mengenakan sabuk pengaman, jika tidak, dia pasti sudah tewas terbawa arus kanal.”

Missy membalikkan kereta dorong dan menarik anak itu keluar. Tubuh anak itu membiru karena tenggelam, jadi Missy mulai menepuk punggungnya agar ia bisa bernapas.

“Saya terus menepuk-nepuk punggungnya, dan ia berhasil mengeluarkan air dari paru-parunya. Begitu ia berhasil bernapas, dia mulai menjerit,” katanya.

(Foto : Facebook | Missy Stewart Pocock)

Untungnya, seluruh kejadian mendebarkan itu berakhir dengan baik, dan Missy benar-benar menjadi seorang pahlawan sejati dari cerita tersebut.

Ketika ditanya bagaimana dia mengumpulkan keberanian untuk terjun ke kanal yang berarus deras, dia menjawab: “Aku pikir aku harus membantunya, jadi tanpa berpikir panjang, aku pun melompat.”

Dia juga menambahkan bahwa dia bisa merasakan bahwa dia menerima bantuan: “Aku tidak menggunakan pengaman apa pun. Aku tidak pernah berada di jalur. Pasti ada campur tangan Tuhan dalam proses penyelamatan itu.”(intan/yant)

 

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular