Erabaru.net. Ketika sebuah keluarga Jepang akhirnya menerima bendera Jepang yang sempat dibawa salah satu anggota keluarga mereka yang telah lama hilang setelah dia terbunuh dalam Perang Dunia Kedua, saat itu adalah saat yang emosional bagi veteran marinir yang berusia 93 tahun ini, yang akhirnya dapat mengembalikan benderanya ke keluarga almarhum yang sah.

Selama Perang Dunia II, pada tahun 1944, Marvin Strombo, seorang marinir AS berusia 20 tahun yang terpisah dari pasukannya, melihat tubuh seorang tentara Jepang yang tewas di Saipan.

Dia melihat bahwa orang itu telah menyembunyikan sebuah bendera di bawah jaketnya, yang dipenuhi pesan keberuntungan dari sekitar 180 orang dari keluarga dan kota asalnya.

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)
(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

Menyadari bahwa jika dia tidak mengambil pusaka berharga itu, maka bendera itu akan hilang selamanya.

Strombo memutuskan untuk mengambil bendera dari tentara tersebut, yang diketahui bernama Sadao Yasue, dan berjanji padanya bahwa dia akan mengembalikan bendera jimatnya kepada keluarganya.

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

Tapi setelah perang usai, dia tidak dapat menemukan keluarganya, jadi dia menyimpan bendera itu, “Yesegaki Hinomaru” di rumahnya di Missoula, Montana, AS.

Strombo, yang sekarang berusia sembilan puluhan, telah hidup beberapa dekade bertanya-tanya apakah dia bisa menepati janjinya. Sedikit yang dia tahu bahwa dia harus menunggu 73 tahun untuk memenuhi janjinya tersebut.

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

Kira-kira lima tahun yang lalu, Strombo dihubungi oleh sebuah organisasi nirlaba bernama Obon Society, yang membantu tentara veteran perang AS untuk mengembalikan benda pribadi yang mereka temukan selama perang ke kerabat pemilik.

Strombo menyambut mereka dengan tangan terbuka dan memulai prosesnya.

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)
(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

Strombo akhirnya bisa melacak keluarga Yasue dan memenuhi janjinya, saat dia menyerahkan bendera tersebut kepada keluarga Yasue pada bulan Agustus 2017 lalu, pada suatu upacara, yang juga menandai peringatan Perang Dunia II yang ke-72.

Upacara ini merupakan yang pertama, dimana seorang veteran secara pribadi dapat menyerahkan barang semacam itu kepada pemilik yang sah.

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

 

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

“Saya sempat bertemu dengan saudara Anda 73 tahun yang lalu. Saya berjanji kepadanya suatu hari nanti saya akan mengembalikan bendera itu ke keluarganya … Memang membutuh waktu lama, tapi saya akhirnya bisa membawa bendera itu kembali kepada Anda, keluarga sahnya, “kata Strombo kepada adik Yasue, yang sekarang berusia 89, dan seorang saudara perempuan yang sekarang berusia 95, seperti yang dilansir mengutip Washington Post .

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

 

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

Hati Strombo ikut terbawa suasa penyerahan kembali jimat bendera ke keluarga Yasue.

“Saat itu sangat emosional. Saya melihat dia (adik Yasue) memegang bendera itu, benar-benar meremukkan hati saya… Itulah alasan saya senang bisa mengembalikan bendera itu kepada mereka,” ujar Strombo, seperti dilansir Reuters .

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

Keluarga Yasue memandangi jimat bendera itu dan menangis, karena inilah pertama kalinya mereka mendengar kebenaran tentang apa yang terjadi pada kakak mereka itu.

“Marvin, terima kasih banyak karena telah membawa bendera ini kepada kita, keluarga Yasue.”

“Saat melihat bendera ini, saya melihat tanda tangannya yang sangat jelas, dan saya hampir bisa mencium bau keringat kakak laki-laki saya dari bendera ini,” kata Tatsuya Yasue, adik perempuannya. “Kami tahu bahwa Anda (Strombo) telah menyimpannya dengan baik begitu lama.”

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)
(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)
(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

 

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

 

(Foto: Screenshot | NBC News, US Military Videos by Opslens)

Keluarga Yasue berencana untuk menyerahkan bendera tersebut kepada keturunan mereka.

Bahkan setelah beberapa dekade Perang Dunia Kedua resmi berakhir, sikap Strombo menjadi pengingat bahwa kenangan tentang seseorang akan selalu tersimpan di hati mereka, meski mereka tak pernah tahu kabar dari orang tersebut.(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular