Erabaru.net. Seorang wanita dan bayinya berhasil melarikan diri dari pacarnya yang kejam dan memiliki catatan kriminal berbahaya. Lelaki itu bahkan mengancam akan membunuhnya.

Maka dari itu, wanita ini nekad menyelipkan sebuah catatan ke petugas SPBU, sambil membayar gas. Berkat bantuan petugas itu, ibu dan bayi ini berhasil keluar dari situasi tersebut tanpa cedera.

Seorang wanita, yang tetap tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada polisi bahwa pacarnya, Mark Valucus, 39, dari Tacoma, Washington, memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Ia diduga pernah terkait dalam penggunaan narkoba, serangan seksual, penculikan, dan penyelundupan senjata. Valucus, juga pernah melakukan kekerasan dan pelaku seks.

Pria itu menyuruh pacarnya naik mobil bersamanya sehingga ia bisa tenang setelah bertengkar. Selama berada dalam mobil, dia memukul kepala pacarnya dengan tongkat baseball dan memegang pisau ke tenggorokannya, mengancam akan membunuhnya.

Setelah berhenti di sebuah SPBU ARCO di Tacoma, Valucus menyuruhnya untuk membayar tagihan bensin yang ia beli.

Segera, sang wanita mengambil kesempatan itu sebagai cara untuk menghindari situasinya yang tidak aman, saat dia berinteraksi dengan petugas SPBU bernama Bruce Dean.

Dean mengatakan pada KIRO bahwa dia tampak gugup dan memintanya untuk memberinya bolpoin dan kertas. Dia menulis sesuatu dan menyerahkan surat itu kepada Dean.

Pesan tersebut berbunyi : “Bisakah Anda menelepon 911 (nomor polisi AS),” dan wanita itu juga memberi nomor pelat mobil yang dikendarainya.

Baris berikutnya berbunyi: “ia telah melakukan kekerasan kepadaku,” tapi kalimat yang paling mengerikan muncul terakhir: “Baby in car” atau bayinya masih berada di dalam, sehingga ia tak punya waktu untuk kabur.

Dean pun segera memanggil 911 setelah dia pergi. Tak lama kemudian, polisi menangkap Valucus dan menemukan tongkat baseball dan pisau di mobil.

Wanita itu mengatakan kepada petugas bahwa dia takut dan cemas akan keselamatan bayi itu. Ia menambahkan bahwa Valucus juga kerap mengancamnya dengan meletakkan pisau di leher atau bagian tubuh lainnya, menyulutkan sebatang rokok, dan meninjunya beberapa kali.

Valucus dikirim ke Penjara Kota Pierce, dan ia juga diharuskan membayar denda sebesar 500.000 dolar AS.

Syukurlah ada orang baik hati dan cepat tanggap seperti petugas Dean!

Photo credit: Video Screenshots | Kiro7 .

(intan/asr)

Sumber : ntd.tv

Share

Video Popular