Erabaru.net. Bersekolah bisa menjadi sebuah tantangan nyata yang harus kita taklukan. Selain tugas sekolah, kita semua belajar untuk menemukan siapa diri kita sebenarnya, berteman dengan orang lain dan memutuskan apa yang ingin kita lakukan di masa depan.

Bagi sebagian dari kita, proses itu menjadi semakin sulit saat kita tampak berbeda. Kita bahkan mungkin menarik perhatian orang yang suka mengganggu atau membuli.

Semua ini bisa membuat kita kaya akan pengalaman-pengalaman yang kurang menyenangkan. Itulah kasus yang dialami Musharaf Asghar, remaja pria yang berusia 16 tahun.

Musharaf menjadi pengisi acara dalam sebuah acara reality show TV di Inggris, Educating Yorkshire , sebuah acara yang menayangkan tentang kehidupan siswa.

Musharaf (atau sering dipanggil sebagai “Mushy”) adalah dikenal sebagai siswa yang baik. Dia cerdas, pintar dalam bidang sains dan sering menjadi juara di kelasnya.

Satu-satunya masalahnya  adalah ketika berbicara dengan bahasa Inggris, ia kerap kesulitan untuk berbicara. Itu karena dia menderita gagap, atau kesulitan bicara.

Saat lulus SMA, Musharaf diberikan kesempatan untuk menyampaikan sebuah pidato.

Sumber: channel4.com

Untungnya, seseorang memutuskan untuk memberikan waktu ekstra untuk membantu Musharaf mempersiapkan diri.

Ia adalah guru bahasa Inggris Musharaf, Mr Burton, yang telah mengajarinya bahasa Inggris sejak kelas enam dan mengagumi usahanya di kelas:

“Sumbangsihnya sungguh luar biasa.

Sumber: Screenshot YouTube

Dia bisa dimaafkan sepenuhnya jika ia tidak mengangkat tangannya saat ada sebuah pertanyaan, atau karena ia tidak ingin berkomunikasi dengan cara apapun. Tapi ternyata saya tak ingin mendidiknya seperti itu”.

Tapi Pak Burton punya ide cerdik untuk membantu Musharaf menyelesaikan pidatonya itu.

Setelah menonton The King’s Speech , Burton menyuruh Musharaf untuk berbicara sambil mendengarkan musik.

Dan dampaknya sangat luar biasa! Dengan sedikit bantuan, Musharaf akhirnya bisa mengucapkan kata-katanya sendiri. Masih ada praktik berbicara yang harus ia lakukan sebelum ujian akhir pada akhir tahun. Burton dan Musharaf bekerja sama dengan tekun untuk memastikan Musharaf bisa melakukannya.

Pada akhir semuanya, Musharaf menyampaikan pidatonya di depan teman-teman SMAnya.

Sumber: Screenshot YouTube

Setelah mendengar pidato yang disampaikan Musharaf, seluruh auditorium tampak meneteskan air mata.

Semua murid bisa saja tak menyukai atau bahkan membenci gurunya atau muridnya, begitu pun sebaliknya. Namun, hanya sedikit orang yang mengalami kesulitan dalam menjalin komunikasi Musharaf dengan gurunya.

Berkat bantuan dan ajaran Mr. Burton, ia bisa percaya pada dirinya sendiri dan mampu mengatasi semua kegagapannya.

Belum lagi, Musharaf adalah seorang bintang di negaranya, Inggris!

Sumber: instagram.com/mushyasghar

Saat ini, Musharaf adalah seorang YouTuber dan motivator, dengan lebih dari 21.000 pengikut di akun Twitter-nya.

Tak perlu dikatakan lagi, dia telah membuat langkah yang luar biasa dan selalu bisa menginspirasi semua pemirsa dengan kisahnya itu.

Bagikan kisah ini dengan teman dan keluarga Anda.

Gogglebox: Educating Yorkshire

The incredible results of a teacher’s support and a student’s courage.The brand new series, Educating Greater Manchester, continues Thursday 9pm.

Posted by Channel 4 on Wednesday, September 6, 2017

(intan/asr)

Sumber: Facebook/Channel4,The Guardian,Mirror

Share

Video Popular