Erabaru.net. Seorang anak saat berusia 12 tahun, itu adalah usia yang penuh gejolak, masa yang paling indah untuk bermain dan bergaul dengan teman seusianya. Tapi gadis ini, di usia tersebut justru harus menanggung siksaan yang tidak bisa dibayangkan,ia tidak pernah sekali pun bisa tidur dengan tenang sejak lahir…

Li Wen yang sering merasakan sakit saat terbaring di tempat tidur

Gadis malang ini bernama Li Wen, karena dilahirkan prematur, dia menderita congenital cerebral palsy bawaan atau kelumpuhan otak besar.

Meskipun ada gangguan kelumpuhan secara fisik, namun, otaknya tetap sadar. Tapi justru karena kesadaran otaknya itu, sehingga menimbulkan siksaan yang tak terkira, setiap hari didera dengan siksaan dan penderitaan yang menyakitkan, berguling dan berbolak balik sepanjang malam di tempat tidur.

Orangtuanya tidak tega melihat siksaan yang dialami Li Wen, namun, mereka juga tidak punya uang untuk membeli obat penghilang rasa sakit yang mahal, jadi, mereka terpaksa memberi anaknya minuman arak untuk menghilangkan rasa sakitnya.

Awalnya mereka memberikan bir, tapi tidak efektif, lalu memberinya minum arak putih, setiap kali sakitnya kambuh, mereka segera memberinya minum arak untuk melumpuhkan sarafnya.

“Li Wen akan merasa jauh lebih nyaman setelah minum arak, “kata sang ibu sambil menangis.

Namun, sama seperti obat yang digunakan dalam jangka waktu lama, dosis arak yang diberikan pun makin lama semakin bertambah.

Kini, jumlahnya mencapai 0.75 liter setiap hari baru bisa menghentikan sakitnya!

Karena khawatir anaknya akan keracunan alkohol, orangtuanya kemudian tidak memberinya minum lagi. Namun, ia akan berteriak saat siksaan sakit merajamnya.

Akhirnya, dengan mata berlinang, orangtuanya terpaksa memberinya minum arak, dan ini seperti lingkaran setan yang terus berulang dari hari ke hari …

Gadis yang malang ini memiliki seorang adik laki-laki. Adiknya tahu betul bahwa kakaknya itu kesakitan, sehingga ia juga sering memberikan pijatan lembut.

Walaupun sebenarnya nyaris sudah tidak ada harapan, namun anggota keluarganya tetap memperjuangkan hidup gadis ini sampai bisa pulih.

Kakeknya selalu membawa Li Wen keluar jalan-jalan di luar halaman, dan ini adalah saat-saat paling membahagiakan bagi Li Wen.

Hidup itu tidak menentu, ada kalanya senang, kecewa dan sebagainya silih berganti, kalau ingin bahagia, maka yang harus kita lakukan adalah sering-sering melihat segala sesuatu yang kita miliki, jangan terlalu mencurahkan pikiran pada hal-hal yang telah hilang.

Ketahuilah, yang benar-benar penting dalam hidup itu bukanlah sesuatu yang telah diambil dunia ini dari Anda, tapi bagaimana Anda akan memanfaatkan sesuatu yang masih Anda miliki. Semoga semua makhluk berbahagia!(jhn/yant)

Sumber: twgreatdaily.com

Share

Video Popular