Erabaru.net. Berapa banyak orangtua di dunia yang melahirkan anaknya tapi kemudian dicampakkan?

Kasus anak yang dicampakkan atau dianiaya bahkan disiksa itu seakan tak ada kata habisnya, hal ini mungkin juga merupakan kekhawatiran yang tidak bisa diabaikan seiring dengan kemajuan sosial.

Dan salah satu kasus menyedihkan ini dialami Giovanni Eastwood, bocah asal Texas, Amerika Serikat.

Giovanni Eastwood (Foto : Keith Myers kmyers@kcstar.com)

Saat polisi pertama kali melihat Giovanni Eastwood yang baru berusia 6 tahun juga tak bisa menahan diri untuk tidak mendesah. Dari fisiknya terlihat baru berusia sekitar 3 tahun, mukanya kuning dan kurus, tinggal kulit membalut tulang, jelas sudah cukup lama menahan lapar.

Sejak tahun 2010 lalu, kakek Giovanni pernah melaporkan hal itu kepada polisi setempat, menurutnya bahwa ibu Giovanni telah lama menyiksa anaknya yang menderita Down syndrome-(kelainan fisik dan mental yang disebabkan oleh faktor genetik).

Giovanni Eastwood (Foto : Keith Myers kmyers@kcstar.com)

Polisi dan lembaga terkait segera meluncur ke lokasi untuk melihat kondisi tersebut, namun ibu Giovanni selalu menolak bekerja sama, ia tidak mau bicara apa pun atas hal terkait.

Namun, akhirnya polisi menemukan bocah itu di sebuah gudang. Melihat luka di sekujur badan Giovanni dan kondisi gizinya, orang yang tahu pasti akan marah, dan tidak bisa mengerti mengapa ada hal seperti itu.

Ibu Giovanni akhirnya dijatuhi hukuman delapan tahun penjara karena penyiksaan anak.

Giovanni juga memiliki masalah mental, dia tidak suka orang-orang mendekatinya, tidak percaya siapa pun, suka tidur di lantai.

Ia akan berteriak “jangan pukul lagi”jika ada yang mencoba mengulurkan tangan kepadanya. Giovanni kemudian dibawa ke rumah sakit, berat badannya hanya 7,7 kg ketika itu.

Di usia yang seharusnya menikmati curahan kasih sayang ibu, justru menjadi kenangan yang menyakitkan, orang yang tahu kenyataan itu dipastikan akan marah, tidak bisa mengerti mengapa ada hal seperti itu.

Untungnya, bibi Giovanni yakni Stacy Eastwood, dan suaminya, Joe Eastwood, mengadopsi Giovanni, mereka berusaha semaksimal mungkin menyembuhkannya, menemaninya, dan memberinya sebuah keluarga hangat yang normal.

Dua tahun kemudian, perubahan Giovanni hampir tidak mungkin dikenali : Giovanni yang sekarang terlihat sehat dan kuat, suka tertawa. Anda bisa saksikan dari ekspresi di wajahnya, kehidupannya setelah diadopsi menjadi tenang dan bahagia.

Sekarang Giovanni berusia 12 tahun, polisi yang menyelamatkannya ketika itu juga berkunjung ke rumah Stacy Eastwood, menjenguk Giovanni.

Polisi yang menjenguknya merasa sangat terhibur dan ikut bahagia melihat kondisi Giovanni sekarang, ia tak menyangka bocah kurus dan lemah yang digendongnya keika itu sekarang tumbuh menjadi remaja yang ceria dan energik.

Untungnya, peristiwa semacam itu akhirnya berakhir dengan indah. Giovanni termasuk anak yang beruntung, bisa lolos dari bayang-bayang penyiksaan yang kejam, dan mendapat kesempatan hidup kembali.

Dia kini memulai menapaki langkah kehidupan baru yang mana berjalan lurus ke depan serta melupakan masa lalunya.

Setiap anak layak mendapatkan perlindungan dan kasih sayang, semoga perhatian publik bisa membuat kasus semacam ini berangsur-angsur hilang serta tak ada Giovanni-Giovanni lainnya.

Semoga Giovanni hidup bahagia bersama keluarga barunya, Joe dan Stacy Eastwood.

(jhony/asr)

Sumber : Dailymail/ kansascity.com

Share

Video Popular