Erabaru.net. Kejujuran adalah pelindung hidup yang terbaik. Terlepas dari asumsi bahwa hal itu belum terbukti dalam kehidupan modern sekarang ini, nampaknya anggapan itu sama sekali tidak benar.

Baru-baru ini, seorang mahasiswi dari Yunan, Tiongkok yang baru mendaftar semester satu tak sengaja menggores mobil mewah di tempat parkir. Saat itu, dia sedang melihat papan pengumuman di lokasi tersebut saat mengendarai sepeda untuk mencari lokasi bank untuk menstransfer uang.

Dan saat seperti itu ‘lari dari tanggung jawab’ hampir selalu terjadi bukan? Tapi Zhang, nama mahasiswi itu bukan tipe orang seperti itu. Meski panik menghadapi situasi cemas seperti itu, ia memutuskan untuk menunggu pemilik mobil Lexus ES 350 yang mewah itu.

Setelah satu jam menunggu di bawah terik Matahari, akhirnya pemilik kendaraan muncul. Dengan mengumpulkan semua keberanian, Zhang berkata kepada pria itu.

“Paman, apakah paman pemilik mobil ini? Saya benar-benar ingin memohon maaf. Saya tidak sengaja menggores mobil paman dengan sepeda saya dan saya sedang menunggu paman.”

Pria yang bernama Zang menemukan tiga goresan di pintu mobilnya. Dia yang bekerja di perusahaan real estat, namun dia bertindak tanpa diduga.

Jika Anda pikir dia akan memarahi gadis remaja itu dan memintanya untuk membayar ganti rugi seperti kebanyakan orang selama ini, dugaan Anda itu sama sekali salah.

Zang justru mengungkapkan perasaannya yang mendalam tentang usaha Zhang menunggunya dalam cuaca panas dan yang terpenting adalah kejujuran yang ditunjukkan oleh remaja itu.

Sikap bertanggung jawab Zhang telah membuat hatinya tersentuh dan dengan rela dia tidak menuntut ganti rugi dari anak itu.

Begitu mendengar kata-kata pria itu, dia terus menangis. Dengan tetesan keringat yang membasahi wajahnya, Zhang membungkuk kepada pemilik mobil itu dan berterima kasih padanya karena tidak meminta biaya ganti rugi.

Setelah itu, mereka berdua berbincang-bincang dan pada saat itu pria tersebut tahu bahwa Zhang berasal dari keluarga miskin dan biaya pendaftaran hampir 16 juta rupiah juga merupakan uang hasil pinjaman..

Tidak lama kemudian, ceritanya sampai pada direktur perusahaan real estat tempat Zang bekerja. Dia juga tergerak dan terkesan dengan keberanian dan kejujuran yang ditunjukkan oleh gadis itu.

Direktur itu mengatakan:

“Mobilnya adalah Lexus dengan harga sekitar 1,5 miliar rupiah dan biaya untuk memperbaiki goresan hampir 4 juta rupiah

“Tapi dengan kondisi keuangan gadis remaja mereka tidak mampu membayarnya.”

“Kami tidak hanya seharusnya memintanya untuk membayar tapi sebaliknya kami adalah orang-orang yang membutuhkan pertolongan sehingga dia bisa belajar sampai lulus.”

“Kita bukan tidak hanya seharusnya meminta dia membayar ganti rugi, tetapi sebaliknya kitalah yang perlu membantu dia supaya dia dapat belajar hingga sarjana.”

Selain mensponsori biaya kuliah Zhang selama 4 tahun, gadis itu juga akan ditawari posisi di perusahaan tersebut saat lulus, jika dia bersedia bekerja di perusahaan tersebut.

Kejujuran Zhang dan keberanian untuk bertanggung jawab atas kesalahannya adalah sesuatu yang jarang kita lihat di masyarakat saat ini. Semoga Zhang menjadi mahasiswa yang brilian.(yant)

Sumber: erabaru. my

Share

Video Popular