Erabaru.net. Seorang tentara veteran, yang sering mengalami trauma akibat kengerian perang, mungkin menemukan kenyamanan saat berteman dengan anjing layanan setelah kembali ke rumah.

Salah satu anjing layanan berjas kuning bernama Pax dibawa ke penjara wanita oleh sang tentara veteran tersebut.

Photo Credit: Youtube Screenshot | OWN

Diantara para tahanan, ada salah satu rekan pelatihnya… dan Pax adalah belahan jiwa wanita ini.

Pada tahun 2008, Sersan William Campbell, seorang tentara veteran yang terlibat dalam perang di Irak, membawa anjing layanannya, Pax, ke penjara wanita untuk menemui mantan pelatih kesayangannya, Laurie Kellogg, yang tidak pernah ia lupakan.

Photo Credit: Youtube Screenshot | OWN

Kellogg adalah seorang narapidana di lembaga pemasyarakat Bedford Hills, akibat aksi pembunuhan.

Ketika Pax bersatu kembali dengan mantan gurunya yang disayanginya, dia menjadi gila karena sukacita.

Photo Credit: Youtube Screenshot | OWN
Photo Credit: Youtube Screenshot | OWN

Seperti yang Kellog katakan, dia langsung menciumnya, seperti yang dilaporkan The New York Times.

Baru tiga minggu setelah ayah Kellogg meninggal dunia (saat dia dipenjara), dia ditugaskan untuk melatih Pax sebagai bagian dari organisasi nirlaba yang bernama Puppies Behind Bars.

Pax, bersama delapan anjing lainnya, dilatih sebagai anjing layanan untuk melayani tentara veteran seperti Campbell.

Karena pengalamannya di Irak, Campbell menderita gegar otak berat dan stres pasca perang.

Dia menjadi sangat takut, bahkan saat hendak meninggalkan rumahnya, di Washington.

Berkat Pax, ia bisa menjalani kehidupan normal lagi. Saat dia diberi tahu para wanita yang melatih Pax, dia berencana untuk membawa Pax dan mengunjunginya.

Setelah Pax ditugaskan untuk menjadi anjing layanan Campbell, dan terpisah dari pelatihnya, Kellogg, dia merasa sedih.

Tapi dia tetap berhubungan dengan mantan pegawai organisasi nirlaba, yang mengirimkan foto perjalanan Pax kepada Kellogg.

Photo Credit: Youtube Screenshot | OWN

Kemudian, akhirnya, Kellogg pun berkesempatan untuk bersatu kembali dengan Pax, saat dokter hewan membawanya ke tahanan wanita untuk mengunjungi pelatih kesayangannya.

Di sana, Kellogg memberi tahu Campbell bagaimana Pax membantu menyembuhkan luka-lukanya.

“Saya juga pernah menderita PTSD (Gangguan Stress Pasca Trauma) setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Saya tahu dia akan membuat seseorang merasa aman. Dia membuat saya merasa memiliki kebebasan di tempat yang seharusnya saya rasakan,” kata Kellogg.

Photo Credit: Youtube Screenshot | OWN

Menurutnya, Gloria Gilbert Stoga, pendiri organisasi ini, telah memberinya hadiah terhebat yang pernah diberikan seseorang kepadanya sepanjang hidupnya.

“[Pax] memberi saya kembali potongan-potongan diri saya sehingga saya lupa bahwa saya pernah mengalami hal buruk dalam hidup saya. Dan saat dia meninggalkan saya, dan ketika mereka mengatakan kepada saya bahwa dia akan menemui saya kembali suatu saat. Saya pun hanya bisa duduk di lantai dan menangis,” kata Kellogg, menambahkan bahwa Pax telah “memulihkan jiwanya.”

“Saya tidak pernah menyangka akan bertemu dengannya lagi. Jika mereka membuka pintu dan membiarkan saya keluar dari penjara, saya tidak akan merasakan kebaikan ini,” tambahnya.

Tonton video di bawah ini. (intan/rp)

Sumber: www.ntd.tv

Share

Video Popular