Erabaru.net. Anjing kecil ini memilih pelari asal Australia untuk menjadi temannya, dan mengikutinya sepanjang perlombaan 6 hari yang melelahkan, apalagi mereka harus melintasi gurun Gobi di Tiongkok.

Cerita indah ini rencananya akan diangkat ke layar lebar oleh salah satu rumah produksi film Hollywood, yakni 20th Century Fox!

“Begitu saya duduk di tenda, anjing itu meringkuk di samping saya. Saya mulai memikirkan ia mengidap suatu penyakit,” tulis Dion Leonard, saat dia menceritakan pertemuan pertamanya dengan Gobi, anjing gelandangan yang berlari di sampingnya sejauh 150 mil atau 241,35 KM.

Pelari Australia melihat anjing itu berlari bersama pelari pada hari pertama dari 4 Gurun Gobi pada pertandingan ultramarathon Maret 2016.

Setelah melewati hari yang panjang dan melelahkan, Dion menemukannya sedang beristirahat di kamp pelari, mengemis pelari untuk mendapatkan makanan.

Tapi Dion tidak memberikannya, karena makanan tersebut hanya cukup untuk dirinya sendiri.

Pada Hari 2, anjing yang berantakan ini berdiri di samping Dion, mengibas-ngibaskan ekornya di garis start. Dia menatap Dion bersamanya. Mata cokelatnya besar dan indah.

“Ayo, pergi,” katanya pada anjing itu. “Anda akan tahu bagaimana lelahnya untuk bisa menaklukkan pertandingan ini.”

Tapi tetap saja, dia mengikuti Dion sepanjang hari kedua perlombaan saat dia melewati padang pasir yang gersang di Tiongkok. Saat Dion dan pelari menetap di sebuah kamp malam itu, anjing itu masih enggan meninggalkan Dion.

“Dengan sepotong daging yang akan saya makan, terbesit pikiran dalam benak saya bahwa saya belum melihat anjing itu makan sesuatu sepanjang hari ini,” tulisnya.

Dia melempar daging miliknya ke anjing yang kelaparan itu, dan ia mengunyahnya dengan gembira. Dion kemudian menamai anjingnya dengan nama Gobi.

Pada hari ke 3, Gobi kembali mengikuti Dion di garis start. Dia berlari bersama Dion, dan ketika mereka sampai di sungai, Dion mencengkeram Gobi di bawah lengan kirinya agar Gobi tak kebasahan.

Pada hari ke 4 dan 5, Dion khawatir Gobi akan mengalami dehidrasi, apalagi keadaan saat itu sangatlah panas. Ia pun menyerahkannya kepada panitia lomba. Para panitia memastikan Gobi akan berada di garis finis, menunggu Dion.

Gobi mengakhiri pertandingan dengan Dion pada hari terakhir, dimana mereka melintasi garis finish bersama-sama.

Saat itu, Gobi benar-benar melelehkan hati Dion. Dia memutuskan untuk mengadopsinya dan membawanya pulang ke Edinburgh, Skotlandia, tempat pelari ini tinggal dengan istrinya, Lucja.

Sayangnya, sementara Dion sedang mengerjakan proses adopsi di Skotlandia, Gobi hilang di Tiongkok.

Dion pun memutuskan untuk tinggal di Tiongkok selama empat bulan, hanya untuk menemukan Gobi. Dia meluncurkan kampanye di media sosial, yang kemungkinan untuk menemukannya sangatlah besar.

Cerita ini memiliki akhir yang indah, ketika Dion akhirnya bersatu dengan pendamping maratonnya yang penuh kasih, setelah beberapa orang melihat Gobi di sebuah taman.

Kini, Gobi telah tinggal dengan Dion di tempat tinggalnya yang sederhana di Edinburgh.

“Banyak orang Tionghoa percaya tentang hubungan di kehidupan lampau. Saat dia hilang dan kami menemukannya, saya pikir itu adalah takdir ganda,” kata Dion.

Ikatan yang indah antara keduanya telah menarik hati orang-orang, termasuk pihak 20th Century Fox. Mereka telah menandatangani kesepakatan untuk menciptakan kisah ini dan diangkat ke layar lebar. (intan/asr)

Sumber : ntd.tv

Share

Video Popular