Oleh Jack Phillips, Epoch Times

Rusia telah mengujicoba Topol, suatu Rudal Balistik Antar Benua/ Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) yang dilengkapi dengan hulu ledak yang baru dan lebih maju, kata media pemerintah melaporkan.

Peluncuran Topol RS-12M dilakukan di daerah Kapustin Yar, wilayah Astrakhan, Rusia Selatan. Hulu ledak rudal tersebut mencapai sasarannya di Kazakhstan, kata Kementerian Pertahanan Rusia kepada TASS, media berita yang dikelola negara.

“Sebuah uji coba dilakukan oleh Pasukan Rudal Strategis Rusia, yaitu meluncurkan sebuah rudal balistik antar benua Topol RS-12M dari daerah pusat Kapustin Yar di wilayah Astrakhan,” kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan kepada TASS. “Tujuan peluncuran rudal ini adalah untuk menguji hulu ledak rudal balistik yang lebih maju.”

Data yang dikumpulkan dari peluncuran Topol ini, akan digunakan untuk mengembangkan perangkat anti-penetrasi rudal, kata kementerian tersebut menambahkan.

Topol RS-12M adalah Rudal Balistik Antar Benua/ Intercontinental Ballistic Missile (ICBM) dengan hulu ledak tunggal, yang mulai beroperasi pada tahun 1985. Rudal ini memiliki jangkauan maksimum 6.125 mil dan menghasilkan daya sebesar 550 kiloton.

Pekan lalu, Pasukan Rudal Strategis Rusia menguji Yars, rudal balistik antar benua-nya yang modern. Seminggu sebelumnya, pihak militer juga melakukan peluncuran rudal Yars lainnya.

In October, Russia will test its RS-28 Sarmat super-heavy thermonuclear missile, known by NATO as the “SS-X-30 Satan 2,” state-run TASS reported.

Pada bulan Oktober, Rusia akan menguji rudal termonuklir super-beratnya, RS-28 Sarmat, yang dikenal oleh NATO sebagai “SS-X-30 Satan 2,” kata laporan dari TASS.

Kredit untuk foto di atas: Vitaly V. Kuzmin via Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International license.(Jul)

Sumber: theepochtimes

Share

Video Popular