Erabaru.net. Anjing malang ini, setelah sebelumnya diselamatkan dari industri peternakan daging Korea Selatan, hampir terjatuh saat tertidur di tempat tidurnya yang baru.

Ini dikarenakan dia tidak tahu bagaimana cara berbaring di atas kasur dan selimut hangat.

Hal itu karena dia tidak pernah diberi tempat yang hangat dan nyaman untuk tidur di tempat sebelumnya.

©YouTube Screenshot | Humane Society of Tampa Bay

Ketika Harriet, anjing jenis Jindo Korea yang berusia 3 tahun, ditempatkan di tempat tidur yang nyaman, dia tertidur sambil berdiri di atas selimut merah jambu dan hitam, dan tidak berbaring tidur.

“Dia hanya berdiri di tengah kasur dan selimut yang telah saya sediakan untuknya,” kata Leslie Menichino, manajer sukarelawan Humane Society of Tampa Bay (HSTB), kepada Dodo.

©YouTube Screenshot | Humane Society of Tampa Bay

Rupanya, Harriet, salah satu dari 14 anjing yang diselamatkan dari peternakan anjing Korea di Wonju.

Ia dibawa ke San Francisco dengan menggunakan pesawat terbang dari Korea Selatan.

Ia selalu berdiri saat tidur sepanjang hidupnya. Sebelum dia diselamatkan, dia dikurung di dalam kandang sempit yang dilengkapi dengan sekitar 200 anjing lainnya.

Dengan demikian, dia tidak tahu bagaimana harus berbaring di atas selimut yang lembut untuk tidur siang.

“Kami berpikir bahwa saat mereka masih berada di peternakan, mereka semua dikumpulkan dalam ruangan sempit karena mereka tertidur sambil berdiri,” kata Nash McCutchen, koordinator pemasaran untuk HSTB.

“Ia pun juga diberi makanan dengan cara dilemparkan kepadanya.”

©YouTube Screenshot | Humane Society of Tampa Bay

Akhirnya, Harriet belajar berbaring di tempat tidurnya yang baru selama beberapa jam, dengan bantuan Menichino.

“Saat melihatnya, ini membuat saya menangis,” kata Menichino.

©YouTube Screenshot | Humane Society of Tampa Bay

Anjing Korea ini sepertinya trauma terhadap kondisi yang ia rasakan sebelumnya.

Ia berjuang keras untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan baru mereka.

“Ketika dia pertama kali sampai di sini, dia sangat sedih dan selalu menyendiri,” kata McCutchen.

Harriet tidak tahu bagaimana memulai interaksi manusia, tidak memiliki pengetahuan untuk berjalan dengan tali, dan takut pada ruang terbuka.

©YouTube Screenshot | Humane Society of Tampa Bay

Harriet mulai berjalan-jalan seminggu setelah ia tiba di HSTB.

“Beberapa anjing lain bahkan tidak seperti itu,” kata McCutchen.

Beruntung, di HSTB, Harriet selalu dilatih untuk belajar “bagaimana menjadi seekor anjing yang normal.”

Jika Harriet belum diselamatkan, dia pasti akan dibunuh secara brutal untuk mendapatkan dagingnya di peternakan anjing.

Anjing memang banyak dikonsumsi tidak hanya di Korea, tapi di Tiongkok, Filipina, Thailand, Laos, Vietnam, dan Kamboja.

Namun, tampaknya ada sedikit penurunan terhadap keinginan manusia untuk makan daging anjing di beberapa negara ini, namun situasinya masih mengkhawatirkan, menurut laporan BBC .

Kami berharap perdagangan daging anjing akan segera berhenti, dan anjing yang diselamatkan seperti Harriet akan belajar bagaimana menjalani hidup mereka tanpa rasa takut. (intan/rp)

Tonton videonya di bawah ini.

Sumber: www.ntd.tv

Share

Video Popular