Erabaru.net. Saya dan Qiao-Qiao pergi ke rumah teman, Li Na untuk mengucapkan selamat.

Di dalam rumahnya seluas lebih dari 100 meter persegi, tampak terlihat banyak sekali barang-barang rumah tangga yang bagus.

Saya melihat ada sesuatu yang tidak cocok dipajang di sana. Sebuah guci besar setinggi satu meter lebih, warna yang sangat tua, dan banyak retakan di mulut guci!

Dan, karena guci ini, tata letak dan nuansa segenap ruangan pun menjadi tak sedap dipandang.

Kami melihat-lihat guci itu, guci yang biasa-biasa saja, tidak ada nilai sebagai barang koleksi.

ILUSTRASI. (Internet)

Saya  benar-benar tidak habis mengerti mengapa guci itu diletakkan di sini.

Tiba-tiba teman saya menghampiri dan berkata, “Sudah beberapa kali saya pindah rumah, banyak barang-barang yang dikasihkan ke orang atau dibuang, hanya guci ini yang selalu saya bawa.”

Kami memandang guci itu dalam keheningan, dan saya pikir pasti ada satu peristiwa yang tak terlupakan terkait guci ini.

Li Na terdiam beberapa saat, lalu mulai bercerita. Itu adalah peristiwa 20 tahun yang lalu.

Saat itu, kawasan hutan ini masih sangat tertutup, bangunannya sedikit, semuanya merupakan bungalow yang luas.

Masing-masing dinding terbuat dari kayu, gudang kecil di halaman sana juga terbuat dari kayu, kawasan hutan ini tidak kekurangan kayu.

Rumahnya terletak di tengah area bungalow. Orang tuanya adalah pekerja biasa, di rumah hanya dia satu-satunya anak perempuan yang baru berusia enam tahun.

Saat itu Minggu siang, dan kebetulan mulai memasuki musim panas yang terik, hampir semua penghuni rumah tidur siang ketika itu.

Tiba-tiba terjadi kebakaran, karena banyaknya kayu, sehingga api pun menyebar dengan sangat cepat.

Ketika dia terbangun oleh panggilan orang tuanya, api yang menyala-nyala di luar sudah menjadi lautan api yang merah membara.

ILUSTRASI. (Internet)

Kawasan perumahan itu sangat padat, mobil pemadam kebakaran sama sekali tidak bisa masuk di gang yang sempit, sehingga kobaran api pun semakin besar.

Sang ayah menggendongnya dan menerobos keluar dari halaman.

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular