Erabaru.net. Semua orang pasti memiliki impian masing-masing, tapi seberapa jauh Anda benar-benar mau mewujudkan impian Anda itu?

Bagi Akheruzzaman, remaja berusia 18 tahun, mimpinya adalah bisa menjadi seorang insinyur. Itu berarti, dia harus berusaha keras untuk mendapatkan uang yang dia butuhkan untuk mewujudkan mimpinya itu.

Seorang jurnalis foto bernama GMB Akash menemukan pemuda yang sedang mengendarai becak selama sepuluh hari saat bulan Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri.

Akheruzzaman menjelaskan bahwa dia telah mengemudikan becak sejak tahun 2014, alasannya karena dia membutuhkan uang untuk dapat terus mengikuti kuliah, agar ia bisa mendapatkan gelar teknik tekstil dalam merancang garmen di Dinajpur, Bangladesh.

Dia dengan bersemangat menjelaskan bahwa dia hampir menyelesaikan studinya dan akan segera menyandang gelar seorang insyinyur.

Beruntung sekolahnya telah memberinya kelonggaran biaya sebesar 60% karena mereka mengerti situasi ekonominya.

Dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, dia akan memiliki cukup uang untuk membayar uang kuliah, karena memang banyak orang yang mau memberi uang lebih, sehingga dia pun bisa kembali ke sekolah.

Dia menjelaskan lebih jauh bahwa pada awalnya teman-temannya sering menertawakannya karena bekerja sangat keras, tapi seiring waktu mereka mulai mengerti betapa seriusnya dia ingin bersekolah. Beberapa teman bahkan tampaknya terinspirasi oleh etos kerjanya ini.

Dia kemudian menjelaskan kepada jurnalis foto tersebut bahwa ibunya sering takut anaknya tinggal di kota besar, dan menjenguknya beberapa kali sehari untuk memeriksanya dan memastikan bahwa dia bisa makan dan merawat dirinya sendiri.

Pada saat GMB Akash menemuinya lagi, Akheruzzaman merayakan hari raya Idul Fitri tanpa ibunya, dan dia menjelaskan betapa dia merindukan keluarganya selama masa itu.

Dia menjelaskan : “Kemarin adalah hari Idul Fitri dan saya bekerja sampai larut malam, saya sangat merindukan orang tua saya. Ini adalah pertama kalinya saya merayakan Idul Fitri tanpa ibu saya. Ini pertama kalinya saya tidak bisa menyentuh dan mencium tangan ibu saya dan mendapatkan maaf darinya setelah kembali dari sholat Idul Fitri”.

Dedikasi pemuda 18 tahun ini demi mendapatkan uang untuk biaya sekolah benar-benar merupakan pengingat bahwa jika menyangkut impian kita, pengorbanan yang kita buat akan selalu berharga.

Dia adalah inspirasi sejati bagi semua orang di luar sana yang juga mengejar impiannya!

Jadi, janganlah cepat berputus asa untuk meraih cita-cita Anda!

Tolong bagikan ini dengan teman dan keluarga Anda.

(intan/asr)

Sumber: The Logical Indian

Share
Tag: Kategori: Uncategorized

Video Popular