Erabaru.net. Setelah 17 tahun menjadi ayah tiri yang menakjubkan, sudah waktunya Mark menerima sesuatu yang sangat mengesankan di Hari Ayah. Dan momen berharga yang menghangatkan hati ini berhasil tertangkap kamera. Sungguh kisah mereka tak bisa Anda lewatkan.

Lindsey Collins bertemu Mark Hight 17 tahun silam, ketika dia datang untuk mengajak ibunya berkencan. Pada saat itu, Lindsey baru berusia 9 tahun.

Alih-alih bersikap bermusuhan tentang kekasih baru ibunya, Lindsey dan Mark cepat akrab. Tak lama kemudian, Mark menjadi sosok ayah tiri bagi Lindsey, dan koneksi mereka selalu membaik setiap kali dia berkunjung.

Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka pun semakin berkembang dan mendalam.

©Facebook | Lindsey Collins

“Dia akan membawa saya ke mal untuk membeli kartu Pokemon langka, lalu berkencan dengan ibu saya. Saya pun selalu diikutsertakan,” kata Lindsey pada TODAY .

Di sisi lain, Mark menggambarkan perasaannya kepada anak tirinya itu, “Saya selalu memperlakukannya seperti anak perempuan saya sendiri. Dalam pikiran saya, saya akan bisa akrab dengannya dalam sekejap. ”

“Dia benar-benar menjadi ayah terbaik hingga saya tumbuh dewasa,” kata Lindsey pada 1010 WINS .

“Pada saat saya masih dalam masa pra-remaja dan remaja, saya diberi banyak kebebasan selama saya tidak melakukan sesuatu yang bisa mematahkan kepercayaan orangtua saya.”

“Saya pikir itulah yang membuat hubungan kita lebih kuat, karena saya menganggap mereka seperti sahabat saya. Saya bisa berkonsultasi dengan mereka dalam situasi apa pun.”

Selama 17 tahun sebagai sebuah keluarga, Lindsey dan Mark berbicara beberapa kali untuk mengadopsinya menjadi anak sah Mark, tapi tidak pernah membuahkan hasil.

Jadi di tahun ini, pada Hari Ayah, Lindsey memutuskan untuk memberi Mark hadiah istimewa, dan dia ingin meminta Mark untuk mengadopsinya.

“Tidak ada yang terlambat. Jika sesuatu terjadi pada ibu saya, pernikahan mereka adalah satu-satunya hal yang menandakan bahwa kita masih memiliki hubungan. Saya ingin menjadi putrinya,” ujar Lindsey.

Reaksi Mark untuk menerima kertas adopsi sebagai hadiah Hari Ayahnya, sangatlah berharga. Dia begitu tersentuh, menangis dan benar-benar terkejut.

“Saya benar-benar terkejut. Saya selalu ingin menjadi ayah sahnya, tapi tak pernah berhasil,” kata Mark.

Lindsey juga tidak mengira Mark bereaksi seperti itu. “Ayah tiri saya adalah pekerja konstruksi yang tangguh dan saya belum pernah melihatnya menangis seperti itu. Ini adalah momen spesial dan saya senang momen ini bisa diabadikan dalam kamera,” tambah Lindsay.

Saat memberikan surat adopsi kepada ayahnya, Lindsey berkata, “Dia benar-benar salah satu teman baik saya dan telah melakukan banyak hal untuk keluarga kami.”

“Saya merasa seharusnya saya memintanya untuk mengadopsi saya bertahun-tahun yang lalu, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, bukan?”

Untuk melihat momen mengharukan ini, lihatlah video di bawah ini:

(intan/asr)

Sumber : ntd.tv

Share

Video Popular