Erabaru.net. Pramugari Amerika Serikat enam tahun yang lalu di toilet menemukan sebuah catatan kecil di pesawat, dari tangan penculik menyelamatkan seorang gadis yang diculik.

Awal tahun ini, dia mengungkapkan kepada media AS bagian dari pengalaman penyelamatan ini.

Kejadian ini terjadi di Alaska Airline dalam sebuah perjalanan pada tahun 2011, baru-baru ini baru diungkapkan kepada media.

Petugas penerbangan Alaska Airlines Shelia Fedrick bertugas dalam penerbangan dari Seattle ke San Francisco, dan dia mengatakan bahwa dia melihat seorang gadis berusia 14 atau 15 tahun, duduk di sampingnya seorang pria tua.

Rambut emas gadis itu berminyak, dan dengan pakaian orang tua yang duduk disampingnya sangat kontras, menimbulkan perhatiannya.

Fedrick mengatakan bahwa saat itu dia melihat kedua orang ini, seorang tua dan seorang muda, dari segi umur, penampilan, menimbulkan kecurigaan.

Gadis itu terlihat seperti mengalami masalah besar.

Dia mencoba untuk mendekati gadis tersebut. Dia terus mencoba untuk berbicara dengan keduanya, gadis itu diam saja, tapi juga menghindari tatapan Fedrick.

Orang tua tersebut selalu mencegah dia berkontak dengan gadis itu.

Dia menghalanginya berkomunikasi dengan gadis tersebut, seperti “bodyguard” gadis itu.

Pramugari Amerika Serikat enam tahun yang lalu di toilet pesawat meninggalkan sebuah catatan kecil, dari tangan penculik menyelamatkan seorang gadis yang diculik. (video screenshot)

“Saat itu dalam pikiran saya merasa ada sesuatu yang aneh.”

Youtube

Fedrick mengatakan kepada media Amerika bahwa dia mencoba menyuruh gadis itu di toilet.

Dia membubuhkan kertas di cermin bertanya kepada gadis itu apakah dia membutuhkan pertolongan dan mendapat jawaban yang mengatakan, “Saya Butuh bantuan.”

Fedrick segera melapor kepada kapten, kapten polisi, saat pesawat mendarat di San Francisco.

Polisi telah lama menunggu di bandara, orang tua itu ketika turun dari pesawat langsung ditangkap.

Fedrick menyelamatkan gadis yang diperdagangkan oleh para pedagang manusia.

Fedrick mengatakan bahwa dia tetap berhubungan dengan gadis itu.

Gadis itu sekarang telah kuliah di universitas, “Saya ketika meninggalkan catatan menulis nomor telepon saya, saya kira dia telah mencatatnya, beberapa minggu kemudian dia menelpon saya.”

“Saya telah menjadi seorang pramugari lebih dari satu dekade, dan jika kami melihat sesuatu yang aneh di pesawat, kami harus melaporkannya,” kata Fedrick.

Youtube

Fedrick dan polisi pesawat telah mendapatkan pelatihan yang berhubungan dengan penculik.

Dilaporkan bahwa mantan pramugari di Amerika Serikat mendirikan sebuah organisasi Duta Besar Maskapai pada tahun 2009 untuk melatih staf perusahaan penerbangan tersebut untuk mengidentifikasi pelaku perdagangan manusia dan korbannya.

Terhadap korban yang harus diperhatikan adalah “hal yang mencurigakan”, termasuk penumpang yang berpakaian tidak senonoh, berpenampilan seperti ketakutan, sering oleh orang lain untuk menjawab pertanyaan dan sebagainya.

Washington Post melaporkan bahwa lebih dari 50.000 wanita dijual ke pelacuran di Amerika Serikat setiap tahunnya.

Divisi Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS tahun lalu menahan 2.000 pelaku perdagangan dan menyelamatkan 400 korban.

Menurut Duta Besar Maskapai Penerbangan, pramugari sekarang dilatih untuk mengetahui bagaimana mengidentifikasi tanda-tanda perdagangan manusia. (huihui/rp)

Share

Video Popular