Erabaru.net. Ketika tunangan Justin Pounders meninggal, dia tidak yakin bahwa dia bisa menemukan cinta lagi.

Ia sendiri telah menjalani kisah cinta terakhirnya selama bertahun-tahun.

Pada Juli 2012, Pounders sangat antusias untuk membantu tunangannya yang cantik, Adrianne Roberts, pindah ke apartemennya di St. Petersberg, Florida.

Pasangan itu menghabiskan hari-hari untuk mempersiapkan kehidupan baru mereka bersama, tapi malam itu, sebuah tragedi menyedihkan terjadi.

Youtube

Adrianne pergi ke kota bersama teman sekamarnya untuk merayakan tahap baru dalam hidupnya.

Saat dia meninggalkan bar malam itu, seseorang mengikutinya sampai rumah dan menikamnya hingga tewas.

Hidupnya berakhir di saat ia berumur 29 tahun, itu membuat orang-orang tercintanya merasa sakit dan sedih karena kepergiannya.

Youtube

Dua tahun setelah malam tragis itu, keluarga Pounders dan Adrianne mendapatkan keadilan yang mereka inginkan, saat pembunuhnya, Thomas Hampton Frederick, dinyatakan bersalah karena telah melakukan pembunuhan tingkat pertama.

Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Walaupun si pembunuh Roberts sudah dijebloskan ke penjara, Pounders masih hancur karena kehilangan kekasih yang ia cintai, namun ia tetap berjuang untuk terus maju.

Ibunya takut bahwa dia tidak akan pernah bisa pindah ke lain hati, dan berdoa bahwa pada suatu hari anaknya dapat menemukan cinta seperti yang dia dapatkan dengan Adrianne.

Doa-doa sang ibu tampaknya dijawab pada tahun itu, ketika dia mengetahui bahwa anaknya telah memiliki pacar baru.

Youtube

Pounders telah bergabung dengan sebuah situs kencan online dan mulai menjalin hubungan dengan salah satu wanita yang ia kenal dari situs tersebut.

Walaupun tak kenal lama, hubungan mereka menjadi cukup serius, sehingga dia membuat hati ibunya lega.

Saat itulah hal yang paling tak terduga terjadi.

Youtube

Ketika Pounders menunjukkan foto pacarnya kepada ibunya, sang ibu berpikir bahwa wanita di foto itu pernah ia temui sebelumnya.

Share
Kategori: SERBA SERBI VIDEO

Video Popular