Erabaru.net. Seorang wanita, dimana jika seumur hidupnya tidak bisa melahirkan/memiliki anak, maka kehidupan wanita ini tidaklah lengkap, dan akan menjadi keluhan bagi keluarga suaminya.

Tetapi, meski ada wanita yang berjuang memberikan keturunan untuk keluarga suaminya, namun, ada juga mertua yang tidak akan menganggapnya sebagai keluarganya.

Dia hanya menjadikannya sebagai alat melahirkan.

Beberapa waktu silam, peristiwa tentang bunuh diri seorang wanita hamil yang ditolak operasi caesar-nya masih terngiang di telinga, dan hal menyedihkan itu terjadi lagi.

Sinta, seorang wanita kelahiran tahun 90-an, menikah sejak awal lulus SMU.

Tak lama setelah menikah, keluarga mertuanya sudah mendesak agar segera memberikan keturunan.

Tak lama kemudian Sinta pun hamil dan mertuanya lebih gembira lagi setelah tahu anak yang dikandungnya itu berjenis kelamin laki-laki.

Dan semasa kehamilannya, mertua Sinta tampak sibuk dan dengan seksama merawat Sinta, karena ia tidak ingin terjadi apa-apa sama kandungannya.

Dalam sekejab mata, masa hamil 10 bulan pun semakin dekat.

ILUSTRASI. (Internet)

Sinta berencana ke rumah sakit menanti proses kelahiran anaknya.

Dia tahu mertuanya sangat mengutamakan anak tersebut, jadi Sinta pun merasa gelisah, karena dokter pernah mengatakan kepadanya bahwa ia tidak bisa melahirkan secara alami.

Itu karena ada tingkat kesulitan tertentu, jadi dokter menyarankan sebaiknya operasi caesar.

Namun, mertuanya relatif lebih berpandangan tradisional/kolot.

Dia bersikukuh dengan pandangannya bahwa anak yang dilahirkan alami jauh lebih cerdas dan mudah dibesarkan.

ILUSTRASI. (Internet)

Beberapa waktu lalu, Sinta pernah melihat di media tentang kasus bunuh diri seorang wanita hamil.

Dia takut akan mengalami hal yang sama. Dia ingin meminta ibunya sendiri yang menemaninya, tapi ibunya sedang sibuk bantu menjaga anak dari adiknya.

Akhirnya Sinta menulis pesan pada secarik kertas.

Kemudian secara diam-diam ia menyelipkan kertas itu untuk dokter.

Dia berpesan, tidak peduli apa pun yang terjadi dalam proses persalinan nanti, Sinta minta tolong utamakan keselamatan dirinya.

Menurut Sinta karena keluarga mereka masih bisa mencari menantu lagi bila tidak ada dirinya, tapi ia memiliki orang tua.

“Jika terjadi apa-apa, dan mereka ingin mempertahankan anak itu, tolong jangan dengarkan mereka, pastikan keselamatan saya dulu,” tulis Sinta dalam secarik kertasnya itu.

(Internet)

Ah…mungkin ibu hamil ini terlalu peka dengan kasus bunuh diri yang dilihat dan didengarnya.

Meskipun kemungkinan hal semacam itu sangat kecil, namun caranya memikirkan jalan keluar untuk dirinya sendiri memang bisa dimaklumi, karena masih memiliki keluarga sendiri.

Dan bagi mereka, anda adalah orang luar jika tidak memberi mereka keturunan. (jhony/rp)

Sumber: coco01.net

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular