Erabaru.net. Hubungan ibu dan anak laki-laki adalah ikatan yang indah. Dan tidak diragukan lagi anak laki-laki yang memiliki saudara kandung perempuan iri pada saudara laki-lakinya karena masalah hubungan yang dekat dengan ibunya.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa seorang ibu seharusnya tidak terlalu dekat dengan anak laki-lakinya, karena akan menghambatnya untuk menjadi pria yang kuat, berani dan mandiri.

Namun, penelitian telah membuktikan bahwa hal tersebut adalah tidak benar.

Ibu selalu tabah dan hubungan yang dekat antara anak laki-laki dengan ibunya akan membuatnya menjadi pria yang lebih kuat dan mandiri.

Oleh karena itu, secara ilmiah terbukti bahwa hubungan ibu dengan anak laki-lakinya pasti sangat bermanfaat.

Sering disadari bahwa ada beberapa hubungan alami antara anak yang berjenis kelamin yang berlawanan dengan orang tuanya.

Misalnya, ayah tampaknya sangat protektif terhadap anak perempuannya. Demikian pula, ibu melihat anak laki-lakinya sebagai pria yang memiliki potensi.

Meskipun hubungan ini adalah bagus, namun terkadang juga ada efek buruknya.

Ayah terkadang cenderung cemburu saat sang ibu lebih memperhatikan anak laki-laki.

Demikian pula, ibu merasa bahwa ia kurang diperhatikan saat melihat anak perempuannya menjadi wanita yang cantik dan dicintai oleh sang ayah.

Itulah psikologi manusia; namun, hal ini tidaklah permanen dan memudar seiring berjalannya waktu.

Perilaku dan pola asuh orangtua yang buruk dapat menyebabkan masalah perilaku pada anak

Terutama pada anak laki-laki. Bila anak laki-laki tidak mendapat perhatian dan cinta yang layak dari ibunya, sikapnya tampak berubah, kadang menjadi agresif.

Penelitian membuktikan bahwa anak laki-laki yang memiliki ikatan tidak nyaman dengan orangtuanya cenderung menendang orang lain, tidak taat dan sering merusak.

Terlihat bahwa anak laki-laki yang memiliki hubungan yang tidak nyaman dengan ibunya pada saat bayi maka akan bersikap bermusuhan, merusak dan agresif di tahun-tahun terakhir kehidupannya.

Hubungan yang erat antara ibu dengan anak laki-lakinya saat anak laki-laki tersebut masih muda, akan mencegah anak laki-laki tersebut melakukan kenakalan saat ia bertambah tua.

Mengapa anak laki-laki begitu dekat dengan ibunya?

Anak laki-laki dekat dengan ibunya karena hal itu adalah baik untuk kesehatan mentalnya, ia menjadi terbuka secara emosional.

Ia mengerti bahwa ia tidak harus selalu bersikap keras, bertindak semaunya sendiri atau berkelahi untuk membuktikan kedewasaannya, setiap kali ia ditantang, serta ia mudah berteman baik dengan orang lain, menyingkirkan kesepian, depresi dan kecemasan.

Happy Reunion

Apa faedah dari ikatan antara seorang ibu dan anak laki-laki

Anak laki-laki yang dekat dengan ibunya ternyata belajar lebih baik, nilai akademiknya bagus di sekolah dan memiliki kontrol diri yang lebih baik di kelas.

Ibu sering memupuk kecerdasan emosional pada anak laki-lakinya dengan mengajarinya untuk mengenali dan mengekspresikan perasaannya sendiri serta memahami perasaan orang lain.

Anak laki-laki yang diajarkan demikian akan belajar untuk memiliki identitasnya sendiri daripada meniru orang lain.

Beberapa orang beranggapan salah bahwa seorang ibu yang terlalu banyak mencurahkan cinta dan perhatian pada anak laki-lakinya menyebabkan anak laki-laki tersebut menjadi anak manja.

Kita telah melihat contoh banyak pria sukses yang dulunya adalah “anak mama.”

Banyak anak laki-laki dengan ibunya yang adalah orangtua tunggal yang telah berhasil membesarkan pria sukses.

Anak laki-laki yang dekat dengan ibunya selalu belajar untuk menghormati wanita dan secara mengejutkan, anak laki-laki tersebut cenderung tidak pernah mempermainkan wanita manapun.

Jadi pada Ibu harus selalu ingat, jangan ganti “kehadiranmu” dengan “hadiah” untuk anak laki-lakimu.(vivi/yant)

Sumber: boldsky

Share

Video Popular