Erabaru.net. Seorang ayah dari Inggris yang kehilangan anak perempuannya yang masih berusia 3 tahun beberapa tahun yang lalu, aktif dalam misi meminta para orang tua untuk mengajukan satu pertanyaan sederhana: “Mungkinkah anak saya menderita sepsis?”

Sepsis adalah suatu kondisi yang kadang-kadang dikenal sebagai keracunan darah, dan terjadi ketika tubuh melepaskan zat kimia ke dalam darah untuk melawan infeksi yang menyerang bagian tubuh yang sehat.

Dalam kasus Peter Howarth dari Manchester, Inggris, anak perempuannya bernama Pippa tampak kedinginan – suhu tubuhnya tinggi dan agak lesu.

“Benar-benar tidak lebih buruk dari itu,” ungkap Peter kepada HuffPost Inggris.

Beberapa hari kemudian sekitar pukul 7 malam pada tanggal 9 April 2014, mereka membawa Pippa dengan menggunakan ambulans menuju ke rumah sakit setelah mengalami kesulitan bernapas.

Di sana dia didiagnosis menderita pneumonia dan diberi antibiotik.

Peter tinggal bersama Pippa di rumah sakit sementara istrinya pulang ke rumah untuk merawat anak mereka yang baru lahir.

Pukul 10.00 malam, dia “masih merengek meminta minuman pink dan sebuah cerita,” kenang Peter, sepertinya berjalan dengan baik.

“Dia bercanda dengan saya, dia sangat gembira,” katanya pada HuffPost.

Menjelang pukul 3 pagi, dia masih berbicara, tapi tidak begitu jelas. Peter memanggil perawat.

Staf rumah sakit datang untuk memeriksanya lalu pergi. Peter duduk disamping Pippa selama setengah jam, memegang tangannya. Lalu dia berhenti bernapas.

“Begitulah,” kata Peter kepada HuffPost. “Saya berteriak, tim gawat darurat datang.”

“Dia meninggal sebelum istri saya tiba di sana.”

Mereka sampai di rumah sakit pada pukul 7 malam, dan Pippa meninggal pada pukul 4 pagi ke-esokan harinya.

“Kami tidak mendapat kesempatan untuk bertahan, namun dia sudah pergi sebelum kami mencoba,” papar Peter kepada HuffPost. “Itu seperti sebuah tombol yang berpindah dan dia pergi.”

Sekarang Peter mencoba meningkatkan kesadaran akan kondisi tersebut, yang berkembang pada lebih dari 75.000 anak di Amerika Serikat setiap tahunnya, menurut Sepsis Alliance.

Selebriti seperti aktris Patty Duke, petinju Muhammad Ali, dan Muppeteer Jim Henson semua meninggal dikarenakan kondisi tersebut, yang telah membantu meningkatkan perhatian publik terhadap serangan ini.

Sepsis dapat mempengaruhi seseorang pada usia berapa pun, anak-anak dan orang tua paling rentan terhadapnya.

Gejala pada anak bisa meliputi:

  • Suhu meningkat
  • Kesulitan bernapas
  • Sedikit atau tidak ada pengeluaran urin
  • Kulit terasa dingin saat disentuh
  • Kulit pucat
  • Nyeri hebat atau ketidaknyamanan
  • Mengantuk atau lesu
  • Kebingungan

Sepsis bisa diobati dengan antibiotik, tapi hanya jika tepat waktunya.

“Mungkin ini tidak mengubah hasilnya pada kami,” ujar Peter memberi tahu HuffPost. “Kami mungkin tidak beruntung, tapi mungkin-jika seseorang bertanya-mungkin saja, kita masih memiliki-nya (Pippa).” (ajg/yant)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular