Erabaru.net. Gempa dahsyat berkekuatan 8,9 SR yang menghantam timur laut Jepang pada 11 Maret 2011 silam sudah enam tahun.

Namun bencana yang disebabkan gempa dan tsunami, mengakibatkan ratusan penduduk setempat hilang dan belum ditemukan.

Banyak keluarga korban yang masih tinggal di daerah bencana untuk mencari keluarga mereka yang belum ditemukan hingga kini.

Internet

Norio Kimura yang berusia sekitar 50 tahun, kehilangan beberapa anggota keluarganya akibat tsunami 2011.

Ayah, istri, dan anak perempuannya hilang dan terpisah dengannya.

Ia lantas mencari mereka dan beruntung Norio berhasil menemukan ayah dan istrinya meskipun sudah tewas.

Internet

Namun sayang ia tidak bisa menemukan putri semata wayangnya yang bernama Yuna, bahkan hingga saat ini. Saat tsunami terjadi, putrinya baru berusia tujuh tahun.

Tapi Norio tidak menyerah, dan tidak ingin membantu putrinya mengajukan surat kematian, dalam waktu hampir 6 tahun ia terus memasuki wilayah bencana.

 

Internet

Dia mengendarai mobilnya bolak balik lebih dari 1000 km, hingga akhirnya baru-baru ini ia menemukan sebagian tulang putrinya.

Penuh haru Norio mengatakan, “Ini adalah hadiah Natal dari putrinya!”

Share
Kategori: Headline

Video Popular