Erabaru.net. Seorang pemuda menyerahkan putrinya untuk diadopsi oleh keluarga lain 24 tahun silam, karena dia sedang berjuang untuk bisa lepas dari kecanduan alkohol.

Setelah berhasil memperbaiki gaya hidupnya dan sekarang bekerja di Misi Penyelamatan Phoenix, dia rindu dan ingin bertemu dengan gadis kecilnya dulu.

Namun dia tak pernah sadar bahwa sebenarnya keberadaan putrinya itu cukup dekat dengan dirinya.

(Foto : Screenshot | abc15
(Foto : Screenshot | abc15)

Will Russell menempatkan putrinya, Amy Roberson, di panti asuhan untuk diadopsi oleh keluarga lain, lebih dari dua dekade silam.

Dia berharap bahwa putrinya bisa memiliki kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik daripada yang bisa Will berikan.

Kemudian dia memutuskan untuk melepaskan hidupnya sebagai seorang pecandu alkohol dan mulai menjadi sukarelawan di Misi Penyelamatan, sebuah keputusan yang membuat kehidupannya lebih baik dan stabil.

(Foto : Screenshot | abc15)

Namun, selama ini sebenarnya Will sudah lama memikirkan putrinya yang telah lama hilang, berharap bisa memasuki hidupnya lagi.

Sedikit yang dia tahu bahwa Amy juga merasakan hal yang sama.

Setelah mengetahui bahwa dia telah diadopsi sejak bayi, Amy ingin bertemu dengan orangtua kandungnya.

Suatu hari, dia memutuskan untuk mencari ayah kandungnya dan berhasil menemukan salah satu saudara kandungnya melalui internet.

Ketika akhirnya dia mendapat nomor telepon Will, Amy pun memutuskan untuk meneleponnya.

“Butuh banyak waktu bagi saya untuk melakukan panggilan telepon itu,” katanya. “Saya benar-benar gugup, tapi saya merasa bahwa saya perlu melakukannya.”

(Foto : Screenshot | abc15)

Saat mengingat percakapan pertama mereka, Will mengatakan pada Fox10 News , “Saat saya mendengar dia berkata ‘Tolong katakan sesuatu … jantung saya berdegup sangat kencang…’ Satu-satunya yang bisa saya katakan padanya adalah bahwa segalanya akan baik-baik saja … semuanya akan baik-baik saja

“Saya telah berdoa agar dia bisa menemukan saya. Dan ketika menerima telepon itu seolah-olah Tuhan berkata, ‘Saya telah mendengar doa Anda,'”

(Foto: Screenshot | abc15)

Namun, ternyata, ayah dan anak perempuannya ini lebih dekat daripada yang mereka sadari.

Ketika mereka berkumpul untuk sarapan keesokan harinya, Will memberi tahu Amy tentang perjuangannya untuk lepas dari pengaruh alkohol dan bagaimana dia mulai bekerja untuk Misi Penyelamatan.

(Foto : Screenshot | abc15)

Saat itulah dia terkejut, karena Amy sendiri juga telah menjadi relawan dalam misi yang sama dengan ayahnya.

Selama berbulan-bulan mereka bekerja di tempat yang sama, tanpa menyadari satu sama lain.

(sumber: Screenshot | abc15)
(Sumber: Screenshot | abcNEWS)

“Ketika saya pertama kali menjadi sukarelawan dalam misi tersebut, saya langsung merasa bahwa saya harus bertahan di sana,” kata Amy.

Will menambahkan, “Saya pun merasakan hal yang sama.”

Namun, karena mereka telah bekerja di berbagai bagian misi, mereka tidak memiliki kesempatan untuk bertemu satu sama lain, Fox10 melaporkan.

(sumber: Screenshot | abc15)
(Foto : Screenshot | abc15)

“Tuhan memang punya rencana untuk mempertemukan kami di waktu yang tepat,” tambah Amy.(intan/yant)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular