Gadis Kecil Usia 10 Tahun Ini Saat Berenang di Danau Kakinya Digigit Buaya, pada Saat Kritis Ini Dia Punya Ide yang Gila

387
buaya
Buaya buas menggigit kaki gadis berusia 10 tahun Juliana (kiri) saat krisis di teringat cara yang dapat menyelamatkan nyawanya. (Screenshot video / Epoch Times)

Erabaru.net. Perairan di tenggara Amerika Serikat banyak buaya mengintai, dan mereka secara tidak terduga akan menyerang orang.

Seorang gadis kecil berusia 10 tahun kakinya digigit buaya, biarpun dia menjerit, buaya tidak melepaskannya. Pada saat krisis, dia punya ide “gila”, yang menyelamatkan hidupnya.

Diliburan musim panas gadis kecil berusia 10 tahun secara tidak sengaja diserang oleh buaya

Iklim Florida Amerika sangat panas, orang-orang untuk menghindari cuaca panas, akan minum air kelapa segar, terjun ke air yang dingin atau sungai dan sebagainya.

NBC News melaporkan bahwa pada tanggal 6 Mei lalu, ketika gadis kecil berusia 10 tahun yang bernama Juliana Ossa mengikuti ibunya pergi ke Moss Park di Danau Orlando untuk menghindari cuaca panas, mereka mengabaikan binatang laten di air “buaya”.

Area berenang di danau ini tidak dalam, dan dikelilingi oleh jaring pengaman untuk menghalangi serangan hewan liar.

Ibu Juliana mengizinkan Juliana bermain di air, dia sendiri mengobrol dengan teman-temannya di pinggir danau.

Tiba-tiba Juliana menjerit, kaki kirinya di gigit buaya.

“Saya mencoba untuk memukul dahinya supaya dia mengendurkan mulut, tapi tidak berguna. Saya memikirkan cara yang diajarkan di taman buaya,” kata Juliana mengenang, pada awalnya dia sangat gugup, tapi segera stabil.

Gadis yang berani berharap agar publik sadar ketika bertemu dengan kasus buaya bagaimana cara menyelamatkan diri sendiri

“Saya meletakkan dua jari tangan saya di lubang hidungnya, sehingga dia tidak bisa bernapas, dan dia harus melonggarkan mulutnya, dan saat dia melonggarkan mulut, saya mengeluarkan kaki saya,” kata Juliana.

Cara ini sangat berguna, karena buaya hanya dengan satu mulut menyerang, maka dia menutup hidung buaya, buaya hanya bisa membuka mulut, berbalik untuk menyerang tangannya, dan celah ini adalah kesempatan untuk meloloskan diri.

Melihat keponakan keluar dari mulut buaya, Pamannya Steven Rodriguez segera menarik Juliana ke tepi.

“Saya menyeretnya ke tepi danau, membiarkannya terbaring di sana, memeriksa lukanya yang berdarah, lalu saya menggendongnya dan meletakkannya di atas meja piknik,” kata sang paman.

Kevin Brito penjaga pantai, yang pertama kali membantu Juliana untuk menghentikan darahnya, Juliana tetap tenang, “dia adalah seorang gadis kecil yang kuat.”

Segera, ambulans tiba, Juliana dikirim ke Rumah Sakit Anak Nemours untuk perawatan.

Dokter menemukan bahwa lutut kiri popliteal dan paha di dekat bagian lutut terdapat luka sobek, setelah perawatan dapat pulih sepenuhnya.

Juliana sangat optimis dan kuat di rumah sakit, dia berharap semua orang dewasa, anak bisa mengerti ceritanya, karena cara dia melawan buaya ini sangat bermanfaat.

Buaya yang besar panjang tubuhnya 2,7 meter

Buaya besar itu kemudian ditarik ke darat dan ternyata ukuran tubuhnya 9 kaki (2,74 meter).

Departemen perikanan telah melakukan euthanasia buaya dan memastikan tidak memiliki buaya lain di area tempat berenang di danau ini sebelum membuka kembali danau ini kepada umum untuk rekreasi.

Terhadap musibah yang menimpa Juliana, kebanyakan orang memuji keberanian dan kecerdikan gadis kecil itu.

Wawancara ABC News dengan Donald Aldarelli, anggota staf Taman Buaya, menegaskan pendekatan Juliana dalam menyelamatkan diri sendiri, katanya, selain hidung buaya, dengan jari-jarinya menyerang mata buaya juga berefek sama.

Ia menyarankan agar mnggunakan metode menusuk hidung dan mata buaya pada saat yang bersamaan, sehingga buaya akan merasa sakit, berusaha menyelamatkan diri, dan akan melepaskan mangsa pada mulutnya.

Bagi gadis kecil berusia 10 tahun yang menyelamatkan dirinya dalam keadaan darurat, Aldarelli memujinya, “Kekuatan gigitan buaya adalah yang terkuat di Bumi dan melepaskan diri dari mulut buaya adalah sebuah keajaiban.”

Orangtua Juliana merasa Juliana sangat beruntung bisa melepaskan diri dari buaya, tapi sangat bahagia. Ayahnya Jamie Ossa berkata: “Akhir dari sebuah kisah bahagia tidak akan pernah bisa menghilangkan akhir yang bahagia.”(hui/yant)

Sumber : theepochtimes