Erabaru.net. Keluarga asal Wisconsin, AS ini menemukan sebuah bunker bawah tanah saat Perang Dingin yang dibangun oleh pemilik rumah sebelumnya di halaman belakang rumah mereka.

Secara tak terduga ditemukan kapsul waktu 1960-an yang berisi barang-barang vintage dalam kondisi sempurna.

Pada tahun 1999, Ken Zwick dan Carol Hollar-Zwick pindah ke rumah baru mereka di lingkungan Neenah, Wisconsin, AS.

Keluarga Zwick diberi tahu oleh agen real estate bahwa ada sebuah tempat berlindung di bawah tanah di halaman belakang rumah mereka. Namun, mereka tidak pernah membukanya hingga 11 tahun kemudian.

Menurut Journal Sentinel , suatu hari di tahun 2010, saat Ken sedang memangkas semak belukar di samping bongkahan logam dari bunker era Perang Dingin, ia penasaran untuk melihat ke dalam bunker tersebut.

(Foto : Facebook | Homefreezedryer)

Keluarga tersebut memangkas semak-semak yang tumbuh di atas pintu bunket dan membuka rantai sebelum memanjat tangga tua berkarat menuju bagian dalam ruangan beton itu.

“Kami berasumsi bahwa ruangan ini kosong,” kata Carol kepada USA Today .

Namun di luar dugaan, bunker bawah tanah ini ternyata lebih dari sekadar sebuah ruangan kosong. Ada sebuah peti berkarat yang telah tersimpan selama beberapa dekade.

“Kami membukanya dan semua orang tersentak. Semua isinya kering, padahal di dalam ruangan sedikit lembab dan berair,” kata Carol.

(Foto : Facebook | PIDG)

Sebuah kotak berisi pakaian yang berbau busuk, susu bubuk Carnation, kopi Hills Bros., aprikot Sunsweet, cornellake Kellogg’s, Flavor Kist dan kue coklat, yang mana semuanya disimpan di dalam kotak logam yang tertutup kedap udara, sehingga makanan tersebut masih dalam kondisi sangat baik.

Kotak ini berisi semua barang yang dibutuhkan untuk bertahan dari kemungkinan serangan nuklir Soviet pada tahun 60an, setidaknya untuk persediaan selama beberapa minggu.

Tempat persembunyian bawah tanah dibangun oleh pemilik sebelumnya, Frank Pansch, seorang ahli bedah lokal, selama Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet.

“Di dalam peti ada makanan, pakaian, perlengkapan medis, peralatan, senter, baterai. Semuanya adalah barang yang Anda butuhkan selama berada di tempat penampungan, yang mana rencananya akan ditinggali selama dua minggu hingga perang dingin mereda atau berakhir,” kata Carol.

(Foto : Facebook | Cisncountry)

Keluarga tersebut memberi tahu Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan Bahan Peledak, saat beberapa kotak memiliki tanda yang memberi kesan bahwa ada bahan peledak di dalamnya.

Para penyidik pun menjawab dan, di dalam peti yang mencurigakan, mereka menemukan … Hawaiian punch, salah satu minuman buah yang terkenal di AS.

“Saya pikir akan menarik untuk menelusuri bagian sejarah di halaman belakang rumah Anda sendiri,” kata Carol kepada FOX 11.

“Kejadian ini mampu membawa Anda kembali ke sejarah masa lalu, pada saat orang benar-benar berpikir untuk melindungi diri dari kemungkinan terjadinya perang nuklir.”

(Foto : Facebook | PIDG)

Keluarga tersebut menyumbangkan harta mereka selama Perang Dingin ke Neenah Historical Society, karena mereka mengumpulkan sebuah peninggalan yang menunjukkan ketakutan yang mencengkeram warga Amerika Serikat 50 tahun silam.(intan/yant)

Sumber : ntd.tv

Share

Video Popular