Erabaru.net. Saat kita jatuh terpuruk, acapkali kita akan menggerutu dan berkeluh kesah, bahkan kecewa dan putus asa, tapi jangan lupa hidup itu memiliki kejutan yang tak terduga.

10 tahun yang lalu, di stasiun kereta api di Hunan, Tiongkok, ditemuka sesosok bayi baru lahir yang diletakkan di dalam sebuah kotak kardus.

Melihat bayi yang terus menangis, salah seorang pejalan kaki di stasiun kereta tersebut kemudian membawa bayi malang itu ke panti asuhan.

Sejak itu, bayi perempuan itu pun tinggal di panti asuhan. Dan bayi itu sangat beruntung dibanding bayi-bayi buangan lainnya, karena saat usianya yang baru berjalan satu tahun, di mendapat kehangatan keluarga yang menaruh hati padanya.

Keluarga itu adalah sepasang suami istri dari Amerika, Chuck dan Kim.

Chuck dan Kim sebenarnya memiliki seorang anak laki-laki yang lucu, tapi anak kedua mereka meninggal saat baru lahir.

Pasangan suami isteri pun sangat sedih, tapi mereka tidak mengeluh karenanya, melainkan mencurahkan cinta kasih yang lebih besar pada anak keduanya yang tak sempat dia asuh itu dengan memutuskan merawat lebih banyak anak-anak yatim , dengan menyumbangkan dana untuk membantu organisasi terkait.

Belakangan, Chuck dan Kim berencana untuk mengadopsi seorang anak, kali ini mereka menyadari masalah bayi yang dicampakkan orangtuanya di Tiongkok.

Mereka pun terbang ke Tiongkok untuk melihat-lihat bayi yang ditinggalkan orangtuanya.

Di sebuah panti asuhan di Hunan, pasangan ini segera melihat bayi perempuan berusia 1 tahun, terlihat sangat lucu.

Chuck dan Kim pun sekilas mengetahui kalau bayi perempuan itu akan menjadi anak mereka, selanjutnya mereka pun membawa bayi perempuan mungil itu ke Amerika Serikat, dan memberi nama Mc Kenzie Grace pada bayi yang diadopsinya.

Mc Kenzie Grace yang belia itu akhirnya mendapatkan kasih sayang dan perawatan di Amerika Serikat.

Ia tumbuh menjadi gadis yang cantik dan supel, dari senyumnya yang menawan di wajahnya membuat orang sulit percaya kalau dia adalah bayi yang pernah dicampakkan di stasiun kereta.

Dan yang lebih mengesankan adalah, Grace baru bisa menunjukkan talenta bawaannya karena didukung oleh orangtua asuhnya.

Ternyata setelah menetap di Amerika Serikat, Grace tertarik dengan bel gantung di rumah Chuck dan Kim .

Bel gantung ini akan berbunyi setiap jam waktu tertentu, dan Grace selalu secara spontan ikut berdendang setiap mendengar bel gantung itu.

Saat itulah Chuck dan Kim baru menyadari bayi perempuan yang diadopsinya itu memiliki bakat musik, jadi mereka membiarkan Grace belajar musik, sehingga bakatnya bisa dikembangkan sepenuhnya.

Kini lantunan Grace semakin baik dari hari ke hari, bukan hanya pernah menunjukkan talentanya sebelum pertandingan bisbol, bahkan membuat album rekaman, dan ini adalah hal yang tak diduga oleh Chuck dan Kim ketika itu!

Jika tidak ada Chuck dan Kim untuk mengadopsinya, dimana meski pun Grace punya talenta yang mengagumkan mungkin akan sia-sia !

Hanya bisa mengatakan bahwa hidup itu benar-benar bisa memberi kejutan kapan saja, jadi kalaupun menemui kesulitan dan kekandasan, jangan pernah putus asa, karena keberuntungan itu akan muncul kapan saja! (jhn/yant)

Sumber: ptt01.cc

Share

Video Popular