Erabaru.net. Ketika seorang wanita Louisiana hilang di tahun 2013, keluarganya tidak dapat menunggu upaya pencarian yang dilakukan polisi, dan mereka memutuskan untuk bergabung dalam usaha pencarian anak perempuan yang hilang itu.

Ketika keluarga itu akhirnya mendengar jeritan dari sebuah rumah kosong dan menendang pintu rumah itu hingga terbuka, mereka mendapati wanita itu disana, berlumuran darah.

Bethany Arceneaux telah diculik oleh mantan pacarnya, Scott Thomas, seorang pria yang memiliki catatan kekerasan, dan juga permintaan penahanan yang telah dilakukan terhadapnya atas laporan dari Arceneaux.

Teman dan keluarganya bergabung dalam upaya pencarian untuk menemukannya, karena mereka tahu bahwa hidupnya dalam bahaya.

Facebook: Bethany arceneaux

Arceneaux dan Thomas, keduanya dari Lafayette, Louisiana, terlihat mengalami perkelahian saat menjemput anak mereka dari tempat penitipan anak. Arceneaux kemudian dipaksa masuk ke mobil Thomas, sementara anak mereka diselamatkan dan diamankan oleh seorang saksi. Saat itulah pencarian Bethany dimulai.

Polisi kemudian menemukan mobil Thomas. Keluarga dan teman-teman kemudian memutuskan untuk menyelidiki sebuah rumah kosong yang mereka dengar, berada di dekat tempat mobil itu ditemukan.

Pihak pencari mendengar teriakan saat mereka sampai di dekat rumah tersebut. Mereka mendobrak pintu dan menemukan Thomas sedang bersiap untuk menusuk Arceneaux.  Arceneaux saat itu telah berlumuran darah.

Dengan berbekal pistol, sepupu Arceneaux menembak Thomas beberapa kali. Salah satu pamannya kemudian membawa Arceneaux  ke tempat yang aman.

Youtube Screenshot: CNN

“Dia terguncang, dia hancur, tapi dia baik-baik saja,” kata kakaknya Ryan kepada Advertiser.

Mengingat kejadian tersebut, Ryan berkata, “Kami menendang pintu rumah itu. Rasanya seperti berada dalam sebuah film. Jika kita menunggu lebih lama, dia bisa jadi sudah mati. ”

Youtube Screenshot: CNN

Kapten Kip Justice dari Departemen Kepolisian Lafayette Parish mengatakan bahwa Thomas kemudian meninggal karena luka-luka tersebut. “Pria itu mulai melukai Arceneaux. Dia [anggota keluarga Arceneaux] melakukan apa yang harus dilakukannya untuk menghentikan perilaku agresif Mr. Thomas, “katanya.

Mari saksikan videonya:

Sudah dikonfirmasi beberapa bulan kemudian bahwa sepupu Arceneaux tidak akan dikenakan tuduhan atas penembakan tersebut. “Setelah mempertimbangkan semua bukti yang diajukan, mereka (dewan juri) menemukan bahwa Kejaksaan dan Kantor Sheriff adalah benar … bahwa ini adalah pembunuhan yang dapat dibenarkan,” Kata Asisten Jaksa Agung Pat Magee kepada The Advocate. (Anggi/ Jul)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular