Erabaru.net. Terjebak di kamp pengungsi Sudan, terpisah dari istri dan anak-anaknya, pria ini telah kehilangan semua harapan untuk bertemu lagi dengan mereka, sampai seorang pelayan gereja Texas berupaya untuk menyelamatkannya dari masa depan yang tidak menentu.

Pada tahun 2012, seorang wanita Sudan bersama kedua anaknya, muncul di Fort Worth, Texas. Pada waktu itu dia sedang hamil dan sedang menunggu kelahiran anaknya dalam waktu yang tidak lama lagi. Tapi apa yang ada dalam pikirannya adalah nasib suaminya, Dyan, yang telah terpisah darinya.

Saat meninggalkan kamp pengungsi Sudan, pasangan tersebut telah kehilangan surat-surat bukti nikah mereka. Akibatnya, tidak mungkin membuktikan kepada petugas bahwa Dyan memang suaminya, akibatnya, suaminya terpaksa tetap tinggal, dan melihat keluarganya pergi tanpa dirinya.

Sementara istri dan anak-anaknya sampai di Amerika, Dyan bertanya-tanya apakah dia akan bisa memeluk anak-anak itu, juga mencium istrinya lagi.

Ketika terlihat bahwa dia ditakdirkan untuk menghabiskan sisa hidupnya sendirian, sebuah keajaiban terjadi – istrinya bisa membuat kontak dengan kementerian gereja Fort Worth.

Tersentuh oleh penderitaan dan nasib buruk yang membuatnya terpisah dari suaminya, pihak kementrian gerja mulai berusaha untuk emmbawa Dyan ke Amerika.

Perlu bertahun-tahun untuk melobi pihak kementrian, namun pada akhirnya, takdir tersenyum kepada Dyan, dan dia bisa pergi ke Amerika Serikat.

Youtube SS: Robert Fuqua

Dia ambruk dan menangis ketika melihat istrinya, yang telah terpisah selama empat tahun. Ini juga adalah pertama kalinya dia melihat anak ke-empatnya

Youtube SS: Robert Fuqua

Reuni Dyan bersama keluarganya tertangkap kamera dan diunggah ke Vimeo. Video itu menjadi viral, mendapat lebih dari 1,5 juta tayangan.

Youtube SS: Robert Fuqua

Robert Fuqua, yang mengupload video tersebut, melihat tangan Tuhan yang telah bekerja untuk memungkinkan Dyan menempuh perjalanan berat ke Amerika Serikat.

Youtube SS: Robert Fuqua

“Salah satu pemirsa video itu, memberitahu saya bahwa ada tampilan iklan yang tergantung di atas korsel bagasi di latar belakang saat Dyan memeluk istrinya, untuk pertama kalinya setelah empat tahun. Meskipun banyak iklan yang beputar tanpa henti di monitor itu, pada saat video ini diambil, iklan tersebut berbunyi, ‘Where Dreams take the Course,’ (Ketika Mimpi Mengambil Jalan) tulisnya dalam deskripsi video.

Apa yang telah dilakukan Gereja Desa Fort Worth untuk Dyan benar-benar layak diapresiasi.

Silahkan tonton video di bawah ini: (Jul)

Sumber: ntd.tv

Share

Video Popular