Erabaru.net. 21 Mei 2016 lalu, Shi Bo-wei dan suaminya mendaftarkan pernikahan mereka.

Namun 10 hari kemudian Xiao Wei ditemukan menderita kanker limfoma stadium III.

Dengan pilu dia terpaksa melepaskan bayi mungil usia 5 bulan di dalam perutnya untuk menjalani pengobatan di rumah sakit.

Sebagai wujud cinta dan memberi dorongan semangat kepada Xiao-wei, isterinya, sang suami pun memangkas rambutnya hingga botak.

Internet

Dia tak pernah absen, selalu menemaninya saat operasi, dan masa terapi.

Karena cinta suaminya, Xiao wei pun optimis melawan kanker yang merajam dirinya, dan membuat halaman penggemar gadis cantik dan bahagia yang melawan kanker-Wei Wei untuk berbagi kondisi terkininya.

Internet

Nama lengkapnya Shi Bo-wei, atau biasa dipanggil Xiao-wei pernah mengatakan, dia bertahan hidup samaoli sekarang demi suaminya, karena dia tak pernah absen dalam semua proses operasinya.

“Dia terus menemaniku, memelukku, dan dia juga menangis, ikut merasa tersiksa melihat kepedihanku,” katanya.

Cinta kasih kedua pasangan muda ini benar-benar menyentuh hati teman-temannya.

Selama satu tahun ini, Xiao wei melihat suaminya yang tidak pernah mengeluh, istirahat dan tidak kenal lelah itu mengurus dirinya, sehingga dia punya kekuatan untuk bisa melewati sejumlah rintangan.

Pada Februari 2016 lalu, Xiao wei mengatakan kepada teman-temannya, “Postingan berikutnya adalah saat suksesnya transplantasi, adalah saatnya terlahir kembali, karena dia akan menjalani transplantasi sel induk autologous setelah kemoterapi terakhir.”

Namun tak disangka, setelah beberapa hari menerima transplantasi sel induk, kondisi kesehatan Xiao wei mulai memburuk.

Dia  terus mengalami demam, White blood cell count (WBC)-jumlah dari sel-sel darah putih menunjuk angka Nol.

Jumlah sel darah putih tetap tidak berubah meski disuntik dengan dosis dua kali lipat setiap hari.

Share
Kategori: Pilihan Redaksi

Video Popular