Erabaru.net. Detektor logam membawa sejarawan amatiran asal Inggris ini ke sebidang tanah di ladang. Dia menemukan ratusan koin perak Romawi yang sangat langka seharga sekitar 3,5 miliar rupiah.

Mike Smale yang berusia tiga puluh lima tahun, berasal dari Plymouth, Inggris barat daya, berburu harta karun di sebuah ladang pertanian bersama beberapa temannya.

Tiba-tiba alat detektor logamnya mulai berbunyi cepat. Saat itulah dia menemukan beberapa koin langka.

(Foto : Screenshot | News of the Present World)

Smale kemudian memanggil petugas berwenang, yang segera datang ke lokasi penemuan itu. Setelah menggali tanah, mereka menemukan 600 koin langka.

“Tidak mungkin mengatakan apa itu benar-benar sebuah peninggalan kuno, itu semua tergantung pada banyak faktor. Seberapa langka mereka, dalam kondisi apa mereka berada, dan hal lain yang membantu para ilmuwan harus meneliti mereka lebih lanjut,” kata Smale.

Para ahli percaya bahwa penemuan itu adalah panci berisi koin yang telah ditabrak oleh sesuatu, dan terpencar ke tanah.

“Ini adalah penemuan terbesar saya, tapi saya tidak akan menyerah,” kata Smale.

Diketahui, Smale menemukan satu atau dua denarii, mata uang Romawi pada pagi itu.

(Foto : Screenshot | News of the Present World)

Smale cukup terkejut menemukan tumpukan mata uang perak, yang berasal dari peradaban kuno, sekitar 32 SM, dalam jumlah besar.

Sebuah koin tunggal jika diuangkan dengan mata uang Inggris saat ini, senilai £ 900 (sekitar 16 juta rupiah).

Penemuan harta karun itu sebenarnya diselenggarakan oleh Sean MacDonald dari Detectorist Club, 47, yang mengakui bahwa dia akan membayar “uang baik” bagi siapa yang hadir dalam pencarian harta karun tersebut.

Dan Smale sama sekali tak menyangka dengan apa yang ia temukan.

“Para arkeolog yang menemukan itu tidak percaya pada apa yang mereka temukan, karena koin-koin ini sangat langka,” kata MacDonald.

(Foto : Screenshot | News of the Present World)

Smale mengatakan: “Bridport adalah area yang sangat kaya akan sejarah, tapi temuan seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya.”

Koin tersebut akan dikirim ke petugas otopsi untuk diteliti sebelum dijual ke museum.

Keuntungan dari penjualan koin langka ini akan dibagikan dengan petani yang memiliki tanah itu, yakni Anthony Butler, Smale dan penemu lainnya.

(Foto : Screenshot | News of the Present World)

Seorang ahli yang meneliti foto-foto koin tersebut mengatakan beberapa ciri Dewa Romawi di beberapa koin, di antaranya dicetak pada era Mark Antony dan Cleopatra, berabad-abad sebelum kelahiran Yesus.

(Foto : Screenshot | News of the Present World)

Koin dari zaman Antonius dikeluarkan sebelum Invasi Romawi ke Inggris pada tahun 43 M, dan hanya digunakan oleh tentara Romawi dan warga negara Romawi juga,” kata penjual koin langka, Dominic Chorney dari AH Baldwin & Sons.(intan/yant)

Sumber : ntd.tv

Share

Video Popular