Erabaru. net. Di kedalaman gua yang berusia lebih dari 30 juta tahun ini, ada koloni kunang-kunang dengan cahaya kebiruan yang indah. Makhluk unik dan indah ini disebut arachnocampa bercahaya, dan berasal dari bagian Utara negara ini.

Fotografer Joseph Micahel berhasil mengabadikan fenomena itu dengan menghabiskan berjam-jam di dalam gua-gua es ini.

Kunang-kunang jenis ini, memancarkan cahaya unik yang berwarna kebiruan.

static1.businessinsider.com

Jenis kunang-kunang ini hanya ditemukan di Selandia Baru dan Australia.

static1.businessinsider.com

Nama spesies ini adalah arachnocampa, yang berarti “larva laba-laba” dan mengacu pada jaring sutra yang digunakan serangga ini untuk menangkap mangsanya.

static1.businessinsider.com

Atap gua adalah rumah yang sangat bagus untuk serangga-serangga ini, yang koloninya terorganisir dalam jumlah ribuan ekor.

static1.businessinsider.com

Cahaya yang dipancarkannya memungkinkan mereka untuk menarik mangsa mereka, atau serangga lainnya agar mendekat.

static1.businessinsider.com

Banyak hewan lain juga bioluminestics, yaitu menghasilkan cahaya. Sebagian besar hidup di kedalaman samudra, cahayanya menjadi satu-satunya penerangan di antara kegelapan di dasar samudera.

static1.businessinsider.com

Uniknya, jika ada cahaya masuk ke dalam gua, serangga ini tetap tak terlihat oleh mata manusia.

static1.businessinsider.com

Serangga ini aktif di malam hari. Banyak pengunjung yang datang ke gua di malam hari, menggambarkan pengalamannya seperti berada di bawah langit malam yang berbintang.

static1.businessinsider.com

Jika serangga merasakan adanya gangguan, mereka dapat “mematikan lampu” mereka untuk bersembunyi dari bahaya.

Keindahan kunang-kunang agak cepat berlalu, mereka hanya hidup untuk kawin dan bertelur, lalu kemudian hidup mereka berakhir.

Serangga jantan menjadi lebih gelap dan betina lebih cerah.

Bagaimana, inginkah Anda pergi kesana menyaksikan langsung keindahannya? (Jul)

Sumber: perfecto.guru

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular