Erabaru.net. Sungguh kejam ketika orang-orang mempermalukan kesengsaraan seseorang dan menghakimi seseorang tanpa mengetahui keseluruhan ceritanya.

Itulah sebabnya ketika warganet menertawakan foto memalukan wanita gemuk ini, dia dengan berani melangkah maju dan membagikan sisi cerita yang tidak tertangkap dalam gambar tersebut.

Sekitar enam tahun yang lalu, Jennifer Knapp Wilkinson sedang mengendarai skuternya saat berbelanja di Walmart.

Tepat saat dia mencoba mengambil soda, dia kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari skuter, terbalik di lorong. Momen yang begitu memalukan ini ditangkap oleh “beberapa gadis muda” yang sedang melintas sambil “cekikikan.”

Internet

Rupanya, mereka mengira jepretan itu lucu. Foto yang memalukan itu kemudian dibagikan di People of Walmart, sebuah halaman untuk mengejek atau menjelekkan pembeli di supermarket.

Selama beberapa tahun, banyak warganet yang menertawakan foto wanita tersebut yang menjadi viral di internet, karena berat badannya.

Mereka mengubah kesengsaraannya menjadi sebuah lelucon, tanpa mengetahui bahwa sebenarnya ada suatu cerita dibalik gambar itu.

Hingga akhirnya, Wilkinson, yang melihat foto itu, berbicara secara terbuka di sebuah artikel berjudul “15 menit ketenaran” di quora.com pada awal 2017.

Meskipun Wilkinson, ibu dari dua anak yang berusia 39 tahun ini, telah terbiasa “mendengarkan orang menertawakannya” akibat kondisi fisiknya, namun dia berharap orang akan menyadari bahwa “orang gemuk juga manusia”.

“Hal terburuk yang dikira banyak orang saat melihat foto ini adalah seorang wanita gemuk menabrak gerobak karena dia terlalu malas untuk keluar atau menggerakkan tubuhnya,” tulisnya.

© Youtube Screenshot | Isabelle Mitchell

Namun, sebenarnya, dia memiliki penyakit spondylolisthesis, di mana salah satu tulang belakang (vertebranya) tergelincir ke depan dan tidak terpasang pada tempatnya.

Kondisi ini bisa menyebabkan ia sering menderita nyeri dan kekakuan di daerah punggung dan tungkainya.

“Dalam kasus saya, semakin lama saya berdiri semakin lemah kaki saya. Saya sudah mengetahui akan jatuh karena kondisi ini,” katanya.

Dan pada saat dimana foto itu diambil oleh orang lain, Wilkinson sedang mengalami rasa sakit yang luar biasa.

“Badan saya sangat gemuk dan tidak membantu situasi di punggung saya,” katanya.

Dia juga menderita gangguan depresi berat, PTSD, dan gangguan kepribadian avoidant (menghindari aktivitas dan interaksi sosial).

Maka dari itu, dia telah “menggunakan makan sebagai cara untuk mengatasi” penyakit mentalnya tersebut.

Sampai hari ini pun, dia masih berjuang untuk mengatasi penyakit mentalnya dan membuat berat badannya turun.

© Youtube Screenshot | Isabelle Mitchell

Wilkinson mengaku bahwa ia baru menceritakan kisahnya karena orang sering menganggap dirinya lucu dan patut ditertawakan.

Dia menekankan bahwa dia tidak menulis surat untuk membangkitkan simpati orang lain.

Namun, yang dia inginkan adalah belas kasih, pengertian, dan rasa hormat sebagai sesama manusia.

“Saya adalah seseorang yang memperlakukan diri sendiri seperti itu!” katanya.

Mendengar cerita Wilkinson, mungkin kita semua harus memikirkan saat kita melihat foto yang menampakkan kekurangan orang lain, mengingat bahwa kita sebenarnya “tidak tahu ada apa-apa tentang orang-orang ini atau perjuangan yang mereka hadapi setiap harinya.”

Mari berpikir dua kali sebelum mempermalukan siapa pun di media sosial. (intan/rp)

Sumber:www.ntd.tv/

 

Share
Kategori: Uncategorized

Video Popular