Erabaru.net. Konsep rumah yang nyaman sangat bervariasi dari orang ke orang, namun, bagaimanapun juga setiap orang akan setuju bahwa rumah seharusnya adalah tempat dimana kita bisa merasa nyaman.

Bagi beberapa orang, kenyamanan dalam rumah diterjemahkan menjadi rumah yang sangat besar, sementara yang lain mencari kenyamanan pada rumah kecil.

Jewel Pearson tidak menemukan kedamaian di rumah lamanya, dia merasa ada sesuatu yang kurang di rumah lamanya, sekalipun rumahnya dulu berukuran cukup besar, dan tanahnya cukup luas.

Ketika anak perempuannya memasuki usia prasekolah pada tahun 1992, dia menemukan bahwa dia menginginkan sebuah rumah kecil untuk dirinya sendiri. Hari ini, setelah bertahun-tahun berlalu sejak pertama kali dia memunculkan mimpinya, akhirnya dia bisa mendapatkannya.

glynastanleyphotography.com

Jewel mengetahui bahwa seleranya agak berbeda, maka hal itu dia tuangkan pada impiannya.

Hal pertama yang dia lakukan adalah mengurangi ruang: dari sebuah rumah dengan empat kamar dan tiga kamar mandi, dia mulai memikirkan sebuah rumah dengan satu kamar dalam satu ruangan utama.

Begitu pengurangan itu dilakukan, dia merasakan adanya rasa ringan dan bebas.

glynastanleyphotography.com

Meski dia pikir dia mengurangi ruangnya, dia tidak pernah menganggap dirinya minimalis.

“Saya hidup di rumah yang kecil, tapi bukan karena saya minimalis, jadi saya tidak menyingkirkan semua yang sebelumnya ada di dalam rumah.”

glynastanleyphotography.com

“Saya menyerahkan atau menjual perabotan yang tidak terlalu saya perlukan ataupun sukai, sehingga saya memiliki tempat untuk tinggal dengan barang-barang yang paling saya hargai. Saya menyimpan barang-barang yang menjadi bagian dari diri saya.”

glynastanleyphotography.com

Ketika akhirnya dia tahu apa yang dia inginkan, dia mulai memikirkan rancangan rumah baru itu.

glynastanleyphotography.com

Pertama dia menggambar sketsa di atas kertas, yang dia bawa ke adiknya dan teman desainer interiornya. Dengan ini, garis besar itu kemudian berubah menjadi rencana nyata.

glynastanleyphotography.com

Fokus dan inspirasi utamanya adalah memiliki tempat yang cukup terbuka untuk menangkap keindahan matahari terbit dan terbenam.

glynastanleyphotography.com

Dia kemudian menghubungi seorang kontraktor, dan akhirnya mendirikan rumah yang luasnya tidak lebih dari 120 meter persegi ini.

Dia menamai rumah tersebut sebagai “Ms. Gypsy Soul”.

“Saya tidak membutuhkan masa adaptasi,” kata Jewel.

“Rumah ini seperti yang saya rencanakan, bayangkan dan proyeksikan, jadi terasa nyaman sejak awal.”

“Rumah saya sangat nyaman, saya menikmati duduk-duduk di sofa sambil melihat matahari terbit ataupun terbenam di luar jendela.”

Tidak diragukan lagi, rumah ini sangat mengesankan. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda ingin tinggal di rumah seperti ini? (Anggi/ Jul)

Sumber: www.glynastanleyphotography.com

Share

Video Popular