Erabaru.net. Sebuah video YouTube menangkap momen kelembutan yang menawan, saat simpanse berusia 59 tahun, yang sedang sakit parah, dipertemukan kembali dengan peneliti sekaligus teman lamanya.

Video inipun menjadi viral. Ikatan simpanse dengan ilmuwan ini akan membuat menangis!

Pada usia 59 tahun, Mama adalah simpanse tertua di Eropa. Dia adalah induk dari koloni simpanse terkenal dari Kebun Binatang Royal Burgers di Arnhem, Belanda.

Dalam rekaman itu, Mama yang sakit parah sedang beristirahat di atas tempat tidurnya berupa tumpukan jerami. Dia terlalu lemah untuk makan atau bergerak.

©YouTube Screenshot | Jan A R A M van Hooff
©YouTube Screenshot | Jan A R A M van Hooff

Mengetahui bahwa Mama akan segera meninggal, Jan van Hooff, seorang ahli biologi Belanda dan seorang profesor di Universitas Utrecht, mengunjungi Mama.

Hooff, yang terkenal sebagai peneliti spesies primata, adalah pendiri koloni simpanse di Kebun Binatang Royal Burgers. Dia mengenal Mama sejak tahun 1972.

© Facebook | Jan vanhooff 5

Saat melihat Mama yang lesu meringkuk di tempat tidur, Hooff membelainya dengan lembut dan mencoba memberinya makan.

Mama yang kurus pun memakan makanan tersebut tanpa menyadari siapa orang yang membawa makanan kepadanya pada awalnya.

Ketika dia melihat ke atas dan melihat siapa orang itu, dia segera mengenalinya.

Ya, Hooff adalah teman terkasih yang dimiliki Mama. Dengan gembira, dia membuka mulutnya lebar-lebar dan membuat suaranya melengking.

Share

Video Popular