Erabaru.net. Semakin banyak program TV yang membuka kesempatan kepada masyarakat luas untuk mempertunjukkan bakat atau talenta maupun ketrampilannya dalam ajang kompetisi.

“SUPER 10” adalah salah satu program TV di Thailand yang menghadirkan orang biasa sebagai bintang utamanya.

Mereka memberi kesempatan kepada para peserta menunjukkan talentanya masing-masing dalam program TV tersebut.

Jika berhasil menyelesaikan tantangan dalam program tersebut, pihak penyelenggara akan mewujudkan satu keinginan kontestan.

Dalam program kali ini, salah satu peserta adalah seorang bocah laki-laki yang akan menunjukkan kepiawaiannya dalam permainan petanque.

Sekadar diketahui, petanque adalah suatu bentuk permainan olahraga yang tujuannya melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebut cochonnet dan kaki harus berada di lingkaran kecil.

Permainan ini biasa dimainkan di tanah keras atau minyak, tapi juga dapat dimainkan di rerumputan, pasir atau permukaan tanah lain.

Ketika semua orang tahu mengapa dia tampil dalam acara itu, hampir semua orang menangis mendengar keinginannya yang sederhana.

Karena orangtuanya telah bercerai, bocah tanggung berusia 11 tahun ini pun tinggal dan dibesarkan oleh kakek neneknya sejak kecil.

Mereka bertiga hidup dan tinggal di gubuk kecil dan reyot, bahkan mereka terpaksa harus tidur di atas papan kayu yang tipis.

Meski masih kecil, tapi pola pikir bocah ini cukup dewasa.

Dia tahu persis kakek-neneknya yang sudah senja pasti tidak nyaman tidur di atas papan kayu yang keras.

Karena itulah dia ikut acara ini dengan tujuan bisa menaklukkan tantangannya dan membelikan ranjang yang empuk untuk kakek neneknya.

Untuk memenangkan suatu tantangan, tentu bukan hal yang mudah.

Unit produksi menyiapkan berbagai benda, mulai dari bola hitam, telur ayam hingga telur puyuh, tapi si bocah bisa menyelesaikan semua tantangan itu dengan baik.

Namun tak disangka, terakhir pembawa acara mengambil sebutir telur ikan salmon, dan kali ini nyaris membuat si bocah menangis, tapi dia menenangkan perasaannya menuntaskan tantangan yang disiapkan penyelenggara.

Namun, lemparan pertama si bocah gagal, dan pada kesempatan kedua, tiba-tiba suasana menjadi hening.

Para penonton tampak tegang, dan akhirnya si bocah berhasil mengenai target lemparannya.

Bocah yang tampak tegang ini pun seketika menyungingkan senyum kemenangan setelah berhasil menuntaskan tantangan yang diberikan, semua pemirsa seketika berdiri sambil bersorak dan tepuk tangan pun bergema untuknya.

Penyelenggara acara segera mengeluarkan 3 unit ranjang, bantal, sprai dan perlengkapan tidur lainnya.

Si bocah yang sangat berbakti itu berkata dengan pelan sambil tak kuasa menahan tangis harunya : “Aku sangat mencintai kakek-nenekku, aku harap mereka selalu bahagia.”

Kemudian neneknya menyongsong keluar dari belakang panggung, dan nenek cucu ini pun saling berpelukan di atas panggung, pemandangan yang hangat dan mengharukan itu sekali lagi membuat pemirsa menangis haru untuk nenek dan cucu ini.

Karena bakti dan cinta kasih dari anak ini, para kru acara televisi ini memutuskan tidak hanya menghadiahi kasur yang empuk untuk mereka, bahkan merenovasi rumah mereka menjadi rumah yang layak huni dan nyaman untuk kakek-nenek dan cucu ini.(jhn/yant)

Sumber: ptt01.cc

Share

Video Popular